Kamis, 4 Juni 2026

Tetap Sehat Setelah Lebaran, Berikut Cek Kesehatan yang Perlu Dilakukan Setelah Idul Fitri, dari Tekanan Darah hingga Kolesterol

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Selasa, 24 Maret 2026 | 16:00 WIB
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan untuk memantau indikator tubuh seperti tekanan darah. (Freepik)
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan untuk memantau indikator tubuh seperti tekanan darah. (Freepik)

Indikator kesehatan lain yang juga penting untuk diperhatikan adalah suhu tubuh.

Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa suhu tubuh normal manusia berkisar antara 36,8°C - 37°C.

Suhu tubuh yang berada di atas kisaran tersebut biasanya menjadi tanda adanya infeksi atau peradangan dalam tubuh.

Selain itu, laju pernapasan juga menjadi parameter penting. Umumbya, laju pernapasan normal manusia adalah 12-16 kali per menit.

Baca Juga: Kenapa Kopi Bisa Bikin Fokus Sekaligus Memicu Gangguan Kecemasan? Begini Penjelasan Ilmiah Menurut Penasihat Kesehatan Denny Kristiawan

Perubahan pada frekuensi pernapasan bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem pernapasan atau kondisi medis lainnya.

Selanjutnya, perhatikan juga kadar hemoglobin yang merupakan komponen penting dalam darah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Kadar hemoglobin normal berbeda antara pria dan perempuan. Pada pria  normalnya berada pada kisaran 13-18 g/dL, sementara pada perempuan berkisar 11,5-16 g/dL.

Selain hemoglobin, kadar kolesterol juga menjadi indikator kesehatan yang perlu diperhatikan, terutama saat Lebaran ketika konsumsi makanan berlemak cenderung meningkat.

Dalam daftar tersebut dijelaskan bahwa kadar kolesterol total normal berada pada kisaran 130-200 mg/dL.

Jika kadar kolesterol melebihi batas normal, risiko penyakit jantung dan pembuluh darah dapat meningkat.

Beberapa indikator kesehatan lain yang juga disebutkan dalam unggahan tersebut adalah kadar elektrolit seperti kalium dan natrium.

Kadar kalium normal berada pada kisaran 3,50-5 mmol/L sedangkan kadar natrium normal dalam tubuh berkisar 135-145 mmol/L.

Keseimbangan elektrolit ini sangat penting karena berperan dalam menjaga fungsi saraf, otot, serta keseimbangan cairan tubuh.

Selama Lebaran, konsumsi makanan manis biasanya meningkat drastis, mulai dari kue kering hingga minuman manis.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: X @dosenkesmas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X