Kamis, 4 Juni 2026

Kontroversi World App Tawarkan Imbalan Menggiurkan bagi Pengguna yang Lakukan Scan Iris Mata, Privasi Publik Bisa Terancam? Ini Kata Pakar Siber

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 6 Mei 2025 | 21:00 WIB
Aplikasi World yang menuai kontroversi karena meminta penggunanya melakukan scan mata dengan tawarkan imbalan menggiurkan, pakar siber ingatkan dampaknya jika ada kebocoran data biometrik (Instagram/worldidnofficial)
Aplikasi World yang menuai kontroversi karena meminta penggunanya melakukan scan mata dengan tawarkan imbalan menggiurkan, pakar siber ingatkan dampaknya jika ada kebocoran data biometrik (Instagram/worldidnofficial)

Jika data ini bocor, individu berisiko menjadi korban penyalahgunaan identitas seumur hidup karena tidak ada cara untuk mengganti iris seperti halnya kata sandi.

Dampak kebocoran data retina bisa sangat serius. Jika berhasil diretas, data ini dapat digunakan untuk pencurian identitas, akses ilegal ke sistem keamanan, atau bahkan dijual di pasar gelap.

Fenomena World App mengingatkan kita pada pentingnya literasi digital dan perlindungan data pribadi.

Baca Juga: Woro-Woro! Komdigi Minta Masyarakat Cepat Beralih dari SIM Fisik ke eSIM, Ini Keunggulannya

Masyarakat perlu memahami bahwa imbalan yang ditawarkan World App, tidak sebanding dengan risiko jangka panjang akibat kebocoran data biometrik.

Pemerintah juga harus memperketat pengawasan terhadap layanan asing yang mengelola data sensitif.

Apalagi, Worldcoin pernah menghadapi larangan di negara seperti Spanyol dan Korea Selatan karena pelanggaran privasi, termasuk pengumpulan data tanpa dasar hukum yang jelas.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X