Minggu, 19 Juli 2026

THR Anak: Haruskah Diberikan Bebas atau Dikelola Orang Tua? Begini Anjuran Islam Terkait Wewenang Orang Tua atas Uang Lebaran Anak

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 12 Maret 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi - pemberian THR untuk anak di hari lebaran dan wewenang orang tua untuk mengelola uang lebaran anak menurut islam (pexels/Sara Mazin)
Ilustrasi - pemberian THR untuk anak di hari lebaran dan wewenang orang tua untuk mengelola uang lebaran anak menurut islam (pexels/Sara Mazin)

Berbeda halnya jika suatu saat ada keperluan genting atau dalam keadaan darurat seperti misalnya ada anggota keluarga sakit, maka diperbolehkan menggunakan uang THR anak untuk membeli untuk keperluan berobat atau membeli kebutuhan pokok.

Orang tua atau wali memiliki peran penting sebagai pengelola harta sementara hingga anak mencapai usia baligh dan mampu bertanggung jawab atas hartanya sendiri. Hal ini merujuk pada firman Allah dalam Al-Qur’an:

"Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga ia mencapai usia dewasa." (QS. Al-An'am: 152)

Baca Juga: 4 Poin Penting Prabowo Terkait Kebijakan Pemberian THR untuk Driver Ojek Online, Kapan Bonus Dicairkan dan Berapa Besarannya?

Meskipun ayat tersebut berbicara tentang pengelolaan harta warisan untuk anak yatim, namun prinsipnya juga berlaku bagi anak-anak secara umum.

Orang tua diperbolehkan mengelola uang anak, tetapi harus digunakan dengan bijak dan demi kepentingan anak, bukan untuk kepentingan pribadi orang tua.

Beberapa ulama juga menjelaskan bahwa mengambil uang anak tanpa izin dan tanpa alasan yang jelas adalah tidak diperbolehkan, seperti sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadits:

"Tidak halal harta seorang Muslim kecuali dengan kerelaan dari dirinya." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Baca Juga: Hukum Menurut Islam Jika Perusahaan Tidak Berikan THR untuk Karyawan, Dalam Ilmu Fiqih Tunjangan Hari Raya Dikategorikan...

Namun, jika ingin menyerahkan uang THR dari hasil pemberian saudara saat lebaran sepenuhnya pada anak pun diperbolehkan.

Asalkan anak tersebut sudah mengerti soal uang dengan dampingan orang tua untuk mengajarkan pada anak mengelola keuangan dan menggunakannya untuk sesuatu yang bermanfaat.

Hal Ini bisa menjadi pelajaran penting bagi anak tentang manajemen keuangan sejak dini.

Dengan begitu, mereka juga bisa belajar bertanggung jawab agar lebih bijak dalam mengelola uangnya sendiri apalagi jika diajarkan prinsip menabung sejak kecil.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: nu.or.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X