jelajah

Cuma Ada di Indonesia, Asal Mula Lontong Cap Go Meh, Makanan Akulturasi Budaya Tionghoa dan Jawa, Apa Saja Isinya?

Senin, 10 Februari 2025 | 11:00 WIB
Hidangan lontong Cap Go Meh, hasil akulutrasi budaya Tionghoa-Jawa, begini asal usulnya (YouTube Keke an)

 

SketsaNusantara.id - Perayaan Cap Go Meh diperingati pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek.

Perayaan ini kerap dianggap sebagai malam puncak Tahun Baru Imlek.

Tahun ini, perayaan Cap Go Meh bertepatan dengan tanggal 12 Februari 2025.

Baca Juga: Cap Go Meh 2025 Tanggal Berapa? Mengenal Perayaan Puncak Imlek Lengkap dengan Sejarah hingga Tradisi yang Dilakukan 

Seperti Imlek, perayaan Cap Go Meh juga tak lepas dari berbagai tradisi, salah satunya adalah sajian yang dihidangkan.

Di Indonesia, masyarakat Tionghoa sering menyajikan Lontong Cap Go Meh pada perayaan tersebut.

Lontong Cap Go Meh sendiri hanya ada di Indonesia sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Keke Tan.

Baca Juga: Selain Anggur, 4 Makanan Ini Dikonsumsi saat Tradisi Tahun Baru di Sejumlah Negara, Ada Sayuran Lambang Uang

Menurut sejarah, Lontong Cap Go Meh ini merupakan makanan hasil akulturasi budaya antara Tiongho-Jawa.

Lahirnya hidangan wajib saat Cap Go Meh ini bermula darir kedatangan Laksamana Cheng Ho pada abad ke-14.

Bersamaan dengan itu, banyak imigran Tionghoa yang mulai masuk ke Pulau Jawa.

Baca Juga: Warisan Sunan Kalijaga: Asal-usul Apem Jadi Simbol Megengan Menjelang Bulan Puasa Ramadhan

Sayangnya, pada waktu itu, mereka dilarang membawa perempuan asal negaranya masuk ke Pulau Jawa.

Hal ini menyebabkan banyak pria Tionghoa yang akhirnya memilih menikahi wanita pribumi, khususnya perempuan Jawa.

Halaman:

Tags

Terkini