jelajah

Glodok Dulu dan Kini: Tempat Isolasi Orang Tionghoa hingga Pusat Elektronik Terbesar di Jakarta yang Baru Terbakar

Kamis, 16 Januari 2025 | 08:00 WIB
Sejarah hingga asal usul Glodok sebelum menjadi pusat elektronik di Jakarta (YouTube Matthew Gabriel)

 

SketsaNusantara.id - Kawasan Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat dikenal sebagai salah satu purat elektronik terbesar di Jakarta.

Glodok juga dikenal sebagai salah satu kawasan pecinan di Jakarta sekaligus salah satu kelurahan di KecamatanTaman Sari, Jakarta Barat.

Citra Glodok sebagai pusat elektronik di Jakarta diperkirakan muncul sekitar tahun 1970-an.

Baca Juga: Glodok Plaza Terbakar Hebat, Petugas Damkar Berjuang Selamatkan Korban Terjebak di Lantai Atas

Sayangnya, kini pamornya sebagai pusat elektronik di Jakarta ini mulai meredup.

Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Jakarta Tourism, kawasan Glodok sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, tepatnya dibangun oleh VOC pada abad ke-17.

Nama Glodok sendiri diambil dari kata ‘Grojok’ yang terinspirasi dari suara yang dihasilkan pancuran di sekitar wilayah tersebut saat hujan.

Baca Juga: 5 Fakta Kebakaran Glodok Plaza Jakarta Barat yang Terjadi Selama 6 Jam, Kronologi hingga Penyebab, Ada Korban Jiwa?

Namun versi lain menyebutkan penamaan Glodok berasal dari nama Jembatan Kali Glodok yang melintang di atas Kali Ciliwung.

Kawasan Glodok ini terbagi menjadi 3 wilayah utama, ada Petak Sembilan, Gang Gloria dan Jalan Pancoran.

Selain dikenal sebagai pusat elektronik dan sentra kuliner, Glodok juga dikenal sebagai salah satu kawasan bersejarah.

Baca Juga: 5 Fakta Museum Sumpah Pemuda, Rumah Keturunan Tionghoa yang Jadi Tempat Kost Mohammad Yamin hingga Toko Bunga

Terletak 1.5 kilometer dari Museum Fatahillah, terdapat beberapa bangunan tua dengan nilai historis seperti Kelenteng Dharma Bakti hingga Pantjoran Tea House.

Halaman:

Tags

Terkini