Minggu, 19 Juli 2026

5 Fakta Museum Sumpah Pemuda, Rumah Keturunan Tionghoa yang Jadi Tempat Kost Mohammad Yamin hingga Toko Bunga

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Senin, 28 Oktober 2024 | 13:00 WIB
5 Fakta Museum Sumpah Pemuda (museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id)
5 Fakta Museum Sumpah Pemuda (museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id)

 

SketsaNusantara.id - Gedung Sumpah Pemuda atau Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya nomor 106, Jakarta Pusat menjadi saksi bisu lahirnya Sumpah Pemuda.

Di gedung inilah ikrar Sumpah Pemuda ditulis dan dibacakan untuk pertama kalinya.

Gedung yang kini telah menjadi museum Sumpah Pemuda ini pun menyimpan sejumlah kenangan atas perjuangan pergerakan para pemuda sebelum kemerdekaan.

Baca Juga: Pernah Jadi Kos-kosan, Hotel, dan Toko Bunga, Ada Apa Saja di Museum Sumpah Pemuda?

Gedung Sumpah Pemuda bukan hanya sarat makna dan sejarah, tapi juga menyimpan perjalanan panjang.

Gedung ini sempat beralih fungsi beberapa kali, mulai dari rumah indekost hingga toko bunga.

Dan berikut ini 5 fakta menarik Gedung Sumpah Pemuda yang dilansir SketsaNusantara.id dari situs Museum Sumpah Pemuda.

Baca Juga: Pakai Segera! 13 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2024 Desain Keren untuk Bagikan Ucapan di WhatsApp dan Instagram

1. Rumah Seorang Tionghoa

Gedung Sumpah Pemuda awalnya adalah rumah milik keturunan Tionhoa, Sie Kong Liam.

Bangunan ini didirikan pada awal abad ke-20 lalu dijadikan sebagai tempat tinggal.

2. Berubah Jadi Indekost

Tahun 1908, bangunan ini berubah fungsi pertama kalinya, dari rumah tinggal menjadi rumah indekost.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X