jelajah

Dipakai dalam Carok, Inilah Asal Usul Celurit, Senjata Tradisional Madura dan Sosok Legenda Pak Sakera

Selasa, 19 November 2024 | 12:00 WIB
Celurit dan Carok dalam tradisi masyarakat Madura hingga sosok misterius Pak Sakera (budaya-indonesia.org)

 

SketsaNusantara.id - Membicarakan tradisi Carok dari Madura tak bisa lepas dari celurit.

Berbentuk mirip bulan sabit atau lambang tanda tanya, Celurit digunakan sebagai senjata dalam Carok.

Dua hal ini pun melekat dalam kehidupan masyarakat Madura sehari-hari.

Baca Juga: Bukan Asal Bacok, Ternyata Ini Asal Usul hingga Makna Carok bagi Warga Madura, Tradisi Sejak Zaman Kerajaan?

Kedati dipakai sebagai senjata Carok, namun Celurit juga sering menjadi perkakas sehari-hari yang dibawa saat ke ladang atau kebun.

Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Budaya Indonesia, bagi masyarakat Madura, Celurit tidak dapat dipisahkan dari tradisi budaya dan kehidupan sehari-hari hingga saat ini.

Kedati demikian, diperkirakan Celurit baru muncul di Madura sekitar abad ke-18.

Baca Juga: Fakta Menarik Bambu Runcing, Senjata Tradisional Sederhana Namun Mematikan yang Ditakuti Belanda

Sebelum muncul Celurit, senjata yang digunakan masyarakat Madura pada masa itu yakni pedang, keris atau tombak.

Kemunculan Celurit tak lepas dari hadirnya sosok misterius bernama Sakera.

Banyak yang meyakini, ialah yang mempopulerkan Celurit pada saat itu.

Baca Juga: Ternyata Inilah Filosofi dari Kujang, Senjata Pusaka Warisan Kerajaan Pajajaran! Bentuknya Seperti Pulau Jawa

Sakera kabarnya merupakan seorang mandor pabrik tebu milik Belanda di sekitar Pasuruan.

Halaman:

Tags

Terkini