SketsaNusantara.id- Candi Kadisoka dikenal sebagai sebuah situs Hindu purbakala yang telah digali dan tercatat Cagar Budaya Indonesia.
Lokasi Candi Kadisoka ini berada di Dusun Kadisoka, Kalasan, Sleman, Yogyakarta serta menjadi bagian dari Dataran Kewu.
Mengenai pendiriannya, Candi Kadisoka diperkirakan dibangun pada abad ke-8 Masehi dimana saat itu berkembang Kerajaan Mataram Kuno.
Berdasarkan pendapat yang disampaikan oleh Véronique DeGroot, candi tersebut diketahui belum selesai dibangun dan hanya lima lapisan dasar candi yang rampung.
Ternyata, Candi Kadisoka itu ditemukan 3 meter di dalam tanah dan tertimbun oleh lahar yang mengalir dari Sungai Kuning di dua waktu yang terpisah atau sekitar selisih satu abad.
Akses menuju candi juga sangatlah sulit karena harus melewati jalan yang sempit dan penuh genangan air, serta di area candi adalah tempat pemancingan umum bersadarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.
Bangunan Candi Kasoka memiliki ukuran 6,49 meter x 6,9 meter dengan letaknya di sebidang tanah seluas 200 meter persegi.
Tetapi sayang sekali bahwa kondisi candi ini telah banyak yang rusak dan hanya berupa reruntuhan, bahkan sejauh ini hanya tersisa kakinya saja.
Sementara itu di sekeliling candi terdapat ladang pertanian dengan Sungai Kuning yang mengalir 100 meter di bagian timur.
Bahan utama untuk membuat Candi Kadisoka adalah menggunakan batu andesit.
Soal gaya arsitekturnya, situs kuno tersebut dinilai cukup mirip dengan beberala candi lainnya yang berada di Dataran Kewu.