Hingga sekarang belum jelas apa fungsi batu berbentuk kubus ini, hanya sekedar anggapan jika digunakan untuk tempat sesaji.
Badan candi yang direkontruksi ada banyak dengan motif sulur-suluran dan bunga, sedangkan pada mustaka candi tampak pelipit garis dan bingkai padma atau bunga teratai.
Selanjutnya pada bagian atas pintu utama, terpahat kepala Kala yang tidak dilengkapi dengan Makara dan berfungsi sebagai penjaga pintu.
Selain itu, pahatan patung Kala terlihat di sisi utara, timur dan selatan, serta ditemukan pula tiga Lingga-Yoni yang kecil dan unik pada halaman candi sebelah timur laut.
Kemudian di sudut tenggara halaman Candi Simping ini tampak patung singa yang sedang duduk di atas padmasana dengan kondisi rusak dan tinggal badannya saja.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!