Letjen S. Parman ditangkap hidup-hidup lalu ditembak mati dan jasadnya dibuang ke lubang buaya.
Jenazah Letjen S. Parman ditemukan pada 4 Oktober 1965 bersama dengan 5 jenderal dan 1 perwira dan dimakamkan di TMP Kalibata pada 5 Oktober 1965.
Perjuangan Letjen S. Parman melawan komunisme menjadikan sang jenderal mendapat gelar sebagai Pahlawan Revolusi yang sosoknya dikenang bangsa Indonesia hingga saat ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!