jelajah

Kisah Hendrianti Putri Jenderal AH Nasution yang Alami Trauma Berat Pasca Tragedi G30S PKI, Terpaksa Lakukan Ini untuk Proses Penyembuhan

Kamis, 19 September 2024 | 19:45 WIB
Potret Hendrianti Sahara Nasution saat masih muda. (instagram.com/@pierresangpatriot)

SketsaNusantara.id- Hendrianti Sahara Nasution atau kerap disapa Yanti ini merupakan anak tunggal dari pasangan Jenderal AH Nasution dengan Johana Sunarti Nasution.

Sebenarnya, Hendrianti Sahara Nasution mempunyai seorang adik perempuan yang bernama Ade Irma Suryani Nasution.

Tetapi sayangnya, adik Hendrianti Sahara Nasution ini harus terlebih dahulu menghadap Tuhan dibandingkan dirinya serta dalam usianya yang masih belia.

Baca Juga: Banyak Kyai Disembelih, Sikap NU pada PKI di Kabinet Sempat Memancing Amarah Bung Karno hingga Panggil 3 Tokoh

Irma menjadi salah satu korban dari keganasan peristiwa penculikan Gerakan G30S PKI yang terjadi pada waktu subuh di tanggal 1 Oktober tahun 1965.

Akibat dari tragedi tersebut, Yanti mengalami trauma berat dan berkepanjangan sama seperti para putra-putri pahlawan revolusi yang lainnya berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari kanal YouTube LC Heroic Story.

Yanti menyaksikan secara langsung bagaimana mencekamnya peristiwa penculikan yang mengancam sang Ayah serta penembakan sang adik di rumahnya sendiri.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Inilah Kisah Sedih Istri Letjen S Parman yang Ternyata Sudah Dua Kali Jadi Korban Kekejaman PKI

Ia juga membangunkan Ajudan Ayahnya Kapten Pierre Tendean yang pada akhirnya dibawa ke lubang buaya karena mengaku sebagai Jenderal AH Nasution dan menjadi korban dari peristiwa tersebut.

Yanti diketahui harus berada dalam pengawasan psikiater yang bernama Dr Koesmanto agar bisa memulihkan traumanya kembali.

Terlebih lagi saat tragedi itu terjadi, Yanti masih duduk di bangku SMP kelas 2, sehingga ia membutuhkan penanganan khusus yang lebih lanjut demi keamanannya.

Baca Juga: Inilah Nasib Rumah Milik Mendiang Jenderal TNI DI Pandjaitan yang Jadi Saksi Bisu Tragedi G30S PKI 1965, Masih Dimiliki Ahli Waris?

Kedua orang tuanya juga sempat memutuskan untuk menyekolahkan Yanti di Bandung saja dan tinggal bersama sang nenek.

Berbagai macam cara telah dilakukan oleh Ayah dan Ibu Yanti demi memperbaiki kondisi psikis putri satu-satunya tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini