jelajah

Dimulai Dengan Melawan Ayahnya! Benarkah Kesultanan Demak Runtuh Oleh Konflik di Dalam Kerajaan?

Kamis, 19 September 2024 | 21:00 WIB
Runtuhnya Kesultanan Demak dari konflik di dalam Kerajaan. (X/ @potretlawas)

SketsaNusantara.id- Tidak dapat dipungkiri, bahwa kesultanan Demak adalah salah satu kerajaan yang mengubah sejarah Indonesia.

Kesultanan Demak, kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa, didirikan oleh Raden Patah pada abad ke-16, beriringan dengan kemunduran Majapahit.

Pemimpin dari Kesultanan Demak Pertama, Raden Patah, merupakan putra raja Majapahit dari permaisuri beragama Islam.

Baca Juga: Jayanegara: Raja Kedua Kerajaan Majapahit yang Tumbang oleh Pemberontakan dan Pengkhianatan dari Dalam Istana

Ia memimpin hingga 1518 sebelum tahta beralih kepada menantunya, Adipati Unus, yang dikenal sebagai Pangeran Sabranglor.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Film Legenda Nusantara, awal kejayaan Demak tidak bertahan lama, karena konflik internal mulai menggerogoti stabilitas kerajaan.

Kematian Adipati Unus memicu perselisihan dalam keluarga kerajaan, dan Sultan Trenggana yang diangkat sebagai sultan ketiga terlibat dalam intrik yang berujung pada pembunuhan Pangeran Sekar.

Baca Juga: Penemuan Tulang Manusia dalam Sumur Tua Surabaya, Bukti Peninggalan Kerajaan Majapahit, Masih Eksis hingga Kini

Pangeran Sekar, yang kemudian dikenal sebagai Pangeran Sekar Seda ing Lepen, tewas di tepi sungai akibat pengkhianatan.

Ketegangan semakin meningkat ketika Arya Penangsang, putra Pangeran Sekar, bertekad membalas dendam dengan dukungan Sunan Kudus.

Kematian Sultan Trenggana pada tahun 1546, akibat tusukan seorang anak yang menguping rapat, semakin memperumit keadaan.

Baca Juga: Peradaban Tertua di Riau, Apa Saja Bukti Peninggalan Kerajaan Kandis? Gak Nyangka Ada Ini di Atas Bukit

Sultan Prawoto, sebagai pewaris tahta, berjuang untuk mempertahankan kekuasaan sebagai sultan keempat.

Dalam catatan Manuel Pinto, seorang penulis Portugis, Sultan Prawoto lebih fokus pada penyebaran Islam, namun gagal menjaga kendali atas wilayah yang mulai merdeka.

Halaman:

Tags

Terkini