Sebagai seorang resi dari India Selatan, Manikmaya dikenal karena kebijaksanaannya dalam menyebarkan ajaran agama.
Sebelum tiba di Sunda, ia mengembara ke berbagai negara, termasuk Cina dan Benggala.
Setelah menikahi Tirta Kencana, putri Maharaja Suryawarman dari Tarumanegara, ia dianugerahi wilayah Kendan di Nagreg, Kabupaten Bandung.
Sebagai raja yang menguasai ilmu keagamaan dan pemerintahan, Manikmaya tidak hanya mendirikan kerajaan yang kuat, tetapi juga memimpin dengan nilai-nilai spiritual yang kuat.
Atas kontribusinya, ia dianugerahi gelar "Resi guru," menjadikannya figur penting dalam sejarah Sunda.
2. Resi guru Demunawan
Raja yang Menaklukkan Kuningan Rahiyang Demunawan, atau Sang Sukarma, adalah raja yang berkuasa di kerajaan Saunggalah, Kuningan.
Di bawah kepemimpinannya, Saunggalah berkembang menjadi kerajaan besar yang menyaingi kekuatan Galuh.
Kemampuannya dalam pemerintahan dan taktik perang, ditambah dengan penguasaan ajaran spiritual Danghyang Kuning, membuatnya dihormati sebagai pemimpin yang tangguh.
Tak hanya berhasil menaklukkan banyak wilayah, Demunawan juga diakui sebagai pemimpin spiritual.
Gelar Mahaguru atau Resi guru dianugerahkan kepadanya sebagai bentuk penghormatan atas peran besarnya dalam menjaga agama dan memajukan kerajaannya.
3. Maharaja Niskala Wastu Kencana
Pemimpin Sunda-Galuh yang Bijaksana Niskala Wastu Kencana lahir pada tahun 1348 di Galuh Kawali dan berhasil menyatukan dua kerajaan besar, Sunda dan Galuh, menjadi satu kekuatan yang tangguh.