SketsaNusantara.id – Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Buddha yang memiliki banyak situs peninggalan sejarah di Mojokerto.
Terdapat situs peninggalan candi di Mojokerto yang sampai dengan saat ini dijadikan objek wisata bagi anak sekolah atau umum.
Diantara banyaknya peninggalan situs Kerajaan Majapahit yang ada di Mojokerto, ada sebuah candi yang bernama Candi Wringin Lawang.
Dilansir dari laman pariwisata.mojokrtokab.go.id oleh SketsaNusantara.id, situs Candi Wringin Lawang terletak di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Situs Candi Wringin Lawang merupakan gapura agung yang terbuat dari bahan batu bata merah dengan luas dasar 13 x 11 meter dan tinggi 15,5 meter
Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-14 dan bergaya seperti Candi Bentar.
Arsitektur dari bangunan Candi Wringin Lawang sering ditemukan dalam arsitektur Bali.
Para ahli sepakat bahwa, gapura ini adalah pintu masuk menuju kompleks bangunan penting di ibukota Majapahit.
Adapun juga yang mengatakan bahwa Candi Wringin Lawang adalah pintu masuk ke kediaman Mahapatih Gajah Mada.
Candi ini merupakan bangunan bertipe gapura tanpa atap yang terbentuk dari dua bangunan kembar.
Arti dari Gapura Wringin Lawang yaitu pohon beringin karena menurut warga sekitar, dulunya terdapat dua pohon beringin yang mengapit gapura ini dan situs ini telah mengalami pemugaran di awal 90an.