jelajah

Ditemukan Stamford Raffles pada Tahun 1804, Inilah Candi Gedong Songo Semarang yang Bercorak Hindu

Kamis, 12 September 2024 | 10:00 WIB
Candi Gedong Songo Semarang. (visitjawatengah.jatengprov.go.id)

 

SketsaNusantara.id – Semarang merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang memiliki situs peninggalan sejarah, khususnya Kerajaan Mataram Kuno.

Kerajaan Mataram Kuno didirikan pada 732 Masehi oleh Raja Sanjaya yang berasal dari Dinasti Sanjaya.

Peninggalan terkenal dari Kerajaan Mataram Kuno adalah Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang sampai dengan saat ini masih menjadi destinasi wisata andalan.

Baca Juga: Pernah Terkubur Berabad-abad Lamanya, Candi Kedulan Peninggalan Kerajaan Medang di Yogyakarta Kini Kondisinya...

Di Semarang, terdapat sebuah candi yang dikenal sebagai Candi Gedong Songo yang konon merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman visitjawatengah.jatengprov.go.id, Candi Gedong Songo adalah sebuah situs peninggalan yang bercorak Hindu dan berlokasi di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Diketahui, nama asli dari candi ini adalah berasal dari Gedong yang berarti bangunan dan songo yaitu sembilan dan Candi Gedong Songo ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles pada 1804.

Baca Juga: Ada Gapura Kuno dari Abad ke-14, Candi di Mojokerto Peninggalan Kerajaan Majapahit Masih Kokoh Berdiri

Candi Gedong Songo konon dibangun oleh Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8 yang dibangun oleh Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya.

Pada saat ditemukan, awalnya candi ini ditemukan tujuh candi yang dinamakan Candi Gedong Pitu lalu pada tahun 1908 sampai 1911, ditemukan lah dua buah candi lagi oleh arkeolog Belanda.

Fungsi dari candi ini adalah sebagai tempat pemujaan terhadap para dewa dan dibuktikan adanya arca Siwa Mahakala. Siwa Mahaguru, serta Ganesha. Dalam kompleks bangunan candi ini terdapat Candi I, II, III, IV dan V yang di mana ada dua yang di antaranya berada di sisi timur bukit, dua di sebelah utara, dan satu di sisi barat.***


Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Tags

Terkini