Tempat pertama yang diklaim sebagai tempat peristirahatan terakhir Gajah mada Berlokasi di Kampung Mada, Desa Mada, Desa Matiri, Batauga, Buton, Sulawesi Tenggara.
Menurut cerita setempat, diyakini Mahapatih Gajah Mada disemayamkan di lokasi tersebut lantaran adanya bukti berupa prasasti ‘Batu Mada’ yang bertuliskan bahasa Sansekerta.
2. Makam Patih Gajah Mada, Situs Wadu Nocu, Bima, Nusa Tenggara Barat
Masyarakat Bima khusus berdekatan dengan situs Wadu Nocu Kabupaten Bima NTB meyakini tempat tersebut sebagai makam Mahapatih Gajah Mada.
Baca Juga: Bisa Bikin Gajah Mada Tumbang? Intip Karomah Sunan Bejagung Lor Tuban, Punya Kesaktian di Luar Nalar
Situs Wadu Nocu berupa empat buah batu besar yang dipercaua telah berusia ribuan tahun.
Cerita mengenai situs itu merupakan tempat peristirahatan terakhir Gajah Mada hanya melaluinya cerita turun-temurun tanpa adanya penilaian arkeologi yang mendalam.
3. Situs Batu Melingkar Selaparang Lombok
Satu lagi tempat diduga merupakan makam dari Mahapatih Gajah Mada adalah situs Batu Melingkar di Selaparang, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Gapura di Mojokerto Diapit 2 Pohon Beringin: Jadi Pintu Masuk Kediaman Gajah Mada?
Menurut sejarah, daerah Selaparang masuk dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Selaparang sekitar abad ke 13 hingga 16.
Daerah tersebut pernah jadi target tujuan ekspansi atau perluasan kekuasaan Kerajaan Majapahit.
Situs Selaparang berupa makam kuno berbentuk sumur bundar dengan susunan batu sungai yang berukuran sedang.
Diyakini Situs Selaparang jadi kompleks pemakaman raja-raja Islam pertama di Lombok, selain diceritakan sebagai Makam Gajah Mada.