Kondisi ini yang membuat orang-orang asal tanah Maluku banyak menetap di Belanda, dan berdasarkan taksiran ada sekitar 40.000 orang Maluku yang sudah hidup di Belanda.
Meskipun tinggal banyak yang tinggal di Belanda, ternyata orang Maluku yang sudah hidup puluhan tahun masih memegang tegung bahasa Indonesia Timurnya sebagai bahasa ibu-nya.
Apalagi, kini mereka sudah tinggal sampai generasi ke ketiga dan keempat.
Maka tak ayal jika, keputusan PSSI melakukan naturalisasi atau mencari bibit diaspora di Belanda karena banyak sekali orang Indonesia yang menetap di sana, salah satunya Eliano Reijnders.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI