jelajah

Mengenal Candi Ngempon Semarang, Konon Merupakan Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Dibuat Sekitar Abad ke-8

Rabu, 4 September 2024 | 21:30 WIB
Candi Ngempon di Semarang, peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang dibuat sekitar abad ke-8 (Instagram/@ungarandrone)

SketsaNusantara.id – Kerajaan Mataram Kuno merupakan kerajaan Hindu-Buddha yang berdiri pertama kali di Jawa Tenga pada sekitar abad ke-8.

Lalu, pada abad ke-10, Kerajaan Mataram Kuno berpindah ke daerah Jawa Timur dan mengalami masa kejayaan.

Kerajaan Mataram Kuno didirikan pada tahun 732 Masehi oleh Raja Sanjaya dan kerajaan ini memiliki peninggalan sejarah yang patut untuk dipelajari.

Baca Juga: Mengulik Candi Klero yang Konon Merupakan Peninggalan dari Kerajaan Singasari di Semarang

Peninggalan-peninggalan Kerajaan Mataram Kuno terdiri dari candi, prasasti, hingga arca. Peninggalan yang terkenal dari kerajaan ini adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Sewu.

Di antara beberapa peninggalan candi dari Kerajaan Mataram Kuno yang terkenal tersebut terdapat salah satu situs candi yang belum diketahui banyak orang.

Candi yang dimaksud adalah Candi Ngempon yang berlokasi di Desa Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Mengenal Candi Lawang Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Dibangun Sekitar Abad ke-9 Masehi

Dilansir dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id oleh SketsaNusantara.id, candi ini memiliki latar belakang pembangunan yang belum diketahui secara pasti.

Ciri bangunan arsitekturnya, candi ini dibangun pada abad 8-10 Masehi dan memiliki latar belakang agama Hindu.

Candi ini terdiri dari 4 buah candi yang dipugar terdiri dari 1 buah candi induk dan 3 candi perwara. Diketahui, candi induk berukuran 3,77 m x 3,87 m dengan tinggi 4,45 m.

Baca Juga: Inilah Candi Jawi Peninggalan Kerajaan Singasari yang Dibangun pada Abad ke-13 di Masa Pemerintahan Raja Kertanegara

Sedangkan, untuk candi perwara memiliki ukuran yaitu masing-masing 2,85 m x 2,85 m dengan tinggi 4,15 m.

Terdapat susunan batu lepas sebanyak 9 buah dengan ukuran rata-rata 2,5 m x 2,5 m dan tinggi 60 cm. Sedangkan, susunan batu lepas lainnya berukuran memanjang yakni 16,4 m x 1,3 m dan tinggi 45 cm.***

Halaman:

Tags

Terkini