jelajah

Dari Prasasti Dinoyo ke Candi Badut! Menelusuri Jejak Kerajaan Kanjuruhan, Kerajaan Kuno di Jawa Timur yang Konon jadi Cikal Bakal Sejarah Kota Malang

Rabu, 4 September 2024 | 21:00 WIB
Penampakan Candi Badut, peninggalan Kerajaan Kanjuruhan di Malang (Instagram/@andik33)

SketsaNusantara.id – Di tengah gemerlap sejarah kerajaan-kerajaan besar di Jawa seperti Majapahit dan Mataram, satu kerajaan kuno di Jawa Timur justru kerap luput dari perhatian.

Kerajaan Kanjuruhan, yang kini dikenal berada di wilayah Malang, merupakan salah satu kerajaan bersejarah yang meninggalkan jejak penting dalam peradaban Jawa kuno, namun jarang dibahas dalam garis besar sejarah Nusantara.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Gedigu TV, Kerajaan Kanjuruhan mulai terungkap melalui sejumlah peninggalan sejarah yang berhasil ditemukan, salah satunya adalah Prasasti Dinoyo.

Baca Juga: Mengulik Candi Klero yang Konon Merupakan Peninggalan dari Kerajaan Singasari di Semarang

Prasasti ini ditemukan di Desa Dinoyo, Kecamatan Luwuk Waru, sekitar 5 kilometer sebelah barat pusat Kota Malang.

Prasasti Dinoyo yang berusia sekitar 760 Masehi ini ditulis dalam aksara Jawa kuno yang dipadukan dengan bahasa Sanskerta, menggambarkan masa keemasan Kerajaan Kanjuruhan.

Selain prasasti, keberadaan Kerajaan Kanjuruhan juga tercermin melalui peninggalan arkeologis lainnya, yaitu Candi Badut.

Baca Juga: Mengenal Candi Lawang Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Dibangun Sekitar Abad ke-9 Masehi

Candi ini terletak di Desa Karang Besuki Dawuhan, Malang, dan merupakan salah satu situs yang menandai eksistensi kerajaan tersebut.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, Candi Badut dipercaya sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa, yang diperintahkan oleh Raja Dewa Sima, penguasa Kerajaan Kanjuruhan. Di candi ini, terdapat arca Maharishi Agastya sebagai simbol penghormatan terhadap Dewa Siwa.

Wilayah Kerajaan Kanjuruhan mencakup daerah lereng barat Gunung Kawi hingga ke pesisir utara Laut Jawa.

Baca Juga: Inilah Candi Jawi Peninggalan Kerajaan Singasari yang Dibangun pada Abad ke-13 di Masa Pemerintahan Raja Kertanegara

Meskipun awalnya berdiri sebagai kerajaan independen, Kanjuruhan kemudian menjadi bagian dari Kerajaan Mataram Kuno, terutama pada masa pemerintahan Raja Diah Balitung. Pada saat itu, penguasa Kanjuruhan dikenal dengan sebutan Rakrian Kanuruhan, yang berarti penguasa daerah Kanjuruhan.

Jejak Kerajaan Kanjuruhan juga ditemukan di Candi Prambanan, di mana terdapat Candi Perwara sebagai pengiring Candi Prambanan.

Halaman:

Tags

Terkini