SketsaNusantara.id - Monumen Gerbong Maut Bondowoso merupakan sebuah bangunan monumen yang berada tengah-tengah pusat wilayah Bondowoso.
Lokasi tepatnya Monumen Gerbong Maut ini terletak diantara alun-alun dan Kantor Bupati Bondowoso yang membuatnya mudah dijangkau.
Monumen Gerbong Maut Bondowoso tersebut terdiri dari gerbong dan rel yang diatasnya ada beberapa patung yang menggambarkan para pejuang.
Penamaan "Gerbong Maut" sendiri mempunyai kisahnya tersendiri yang begitu memilukan dan menyayat hati dibalik bangunan monumennya yang tampak megah di masa sekarang yang diketahui SketsaNusantara.id dari akun Tik-Tok @gejapramono.
Semua hal tersebut diawali ketika Belanda melancarkan agresi militer pertamanya di tahun 1947 karena merasa tidak rela kalau Indonesia merdeka dan melepaskan diri dari negara jajahannya.
Pasukan Belanda menyerang wilayah Jawa Timur dan berusaha menaklukannya kembali dengan melakukan penangkapan kepada pejuang khususnya yang tinggal di kawasan Bondowo dan aktif melawan dan bergerilya.
Baca Juga: Mengenal Terowongan Kereta Api Karang Kates Malang, Terowongan Terpanjang dan Asli Buatan Indonesia
Banyak pejuang yang akhirnya harus tertangkap oleh pihak Belanda dan dimasukkan ke dalam penjara Bondowoso
Melihat penjara di Bondowoso yang terlalu penuh, Belandapun memutuskan untuk memindahkan para pejuang Indonesia dari Bondowoso ke penjara Surabaya.
Sampai pada hari keberangkatan pada tanggal 23 November 1947, semua pejuang dengan jumlah 100 orang diangkut menuju penjara Surabaya dan dipaksa naik ke gerbong barang yang kondisinya sangat tidak layak.
Perlu diketahui bahwa gerbong tersebut adalah GR 5769 dan GR 4416 yang hanya memiliki 1 ventilasi saja, sedangkan gerbong GR 10152 tidak mempunyai ventilasi apapun.
Sudah jelas terbayangkan bagaimana sesaknya keadaan di dalam gerbong karena memuat banyak orang dengan sedikit lubang angin dan juga ditambah lagi tidak beri makan dan minum.