SketsaNusantara.id - Roma Irama bersama Profesor Anhar Gonggong akhirnya ikut membahas terkait klaim Ba'alawi terhadap beberapa sejarah yang diklaim dan dibengkokkan.
Akhir-akhir ini ramai diperbincangkan bahkan diperdebatkan terkait klaim Ba'alawi terhadap unsur-unsur sejarah di Indonesia.
Ada beberapa klaim yang dilakukan oleh Ba'alawi dan kemudian meneriman banyak bantahan dari berbagai pihak bahwa klaim yang dibuat salah dan tak berdasar dan bantahan kuat tersebut salah satunya datang dari Anhar Gonggong.
Baca Juga: Akhir Kisah Heroik Laksamana Malahayati, Pahlawan Nasional dari Aceh, Benarkah Gugur saat Perang?
Seperti yang dilansir dari SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Rhoma Irama Official, setidaknya ada 5 klaim yang dilakukan Ba'alawi terhadap sejarah Indonesia.
Klaim-klaim ini tentu saja bisa membuat kacau sejarah yang telah kita terima selama ini, klaim sejarah itu antara lain :
1. Bendera merah putih merupakan konsep dari Habib Kwitang
2. Hari kemerdekaan 17 Agustus 1945 adalah atas perintah Ali Kwitang
3.Lambang Garuda merupakan karya Habib Hamid Al Qadri
4. Pahlawan nasional seperti Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Imam Bonjol adalah orang-orang Ba'alawi.
5. Wali Songo penyebar Islam di Indonesia merupakan Ba'alawi
Berdasarkan klaim-klaim diatas, Roma Irama yang selama ini kita kenal sebagai musisi serta ulama tanah air mengundang profesor Anhar Gonggong sebagi nara sumber.