jelajah

Akhir Tragis Kapten Tack VOC dan Raden Trunojoyo, Benarkah Karena Kutukan Mahkota Majapahit?

Kamis, 25 Juli 2024 | 21:53 WIB
Ilustrasi Kapten Tack saat melawan Pasukan Amangkurat II (Tangkapan layar YouTube Embara Lensa)

Selain harta benda dan wanita, Raden Trunojoyo dan pasukannya juga membawa mahkota emas dari Majapahit yang diyakini pernah dipakai oleh Brawijaya V.

Mahkota tersebut juga telah menjadi salah satu legitimasi kekuasaan dan kesakralan Mataram.

Baca Juga: Tradisi Mudik Sudah Ada Sejak Masa Belanda? Perusahaan Kereta Jadikan Tradisi Ini Sebagai Propaganda

Namun rupanya Raden Trunojoyo tak boleh berpuas hati dulu meski berhasil meluluhlantakkan Mataram, karena Raden Mas Rahmat yang merupakan putra mahkota Amangkurat I bangkit dan menghimpun kekuatan baru dengan bantuan VOC.

Raden Mas Rahmat kemudian naik tahta pada Kerajaan Kartosuro dengan gelar Amangkurat II atas bantuan VOC 

Salah satu agenda utama Amangkurat II dengan bantuan VOC adalah mengambil kembali harta benda yang telah dijarah oleh Raden Trunojoyo.

Kala itu, Amangkurat II menggantungkan harapannya pada VOC agar dapat menumpas Trunojoyo secepatnya.

Maka pada tahun 1678, VOC mengirimkan tiga kelompok pasukan ke Kediri untuk menumpas Trunojoyo. Di mana salah satu pasukan itu dikomandani langsung oleh Kapten Francois Tack atau kemudian dikenal sebagai Kapten Tack.

Baca Juga: Cara Licik Belanda Menangkap Pangeran Diponegoro: Sampai Berpura-pura Lakukan Gencatan Senjata

Serangan pasukan VOC terhadap Trunojoyo membuat Trunojoyo takluk sehingga kemudian Trunojoyo menyerah dan membiarkan VOC mengambil kembali barang-barang Kerajaan Mataram yang telah mereka jarah.

Setelah menyerah, Trunojoyo kemudian dibawa menghadap Amangkurat II dan menemukan nasibnya yang tragis karena ia harus meninggal dengan senjata yang dipegang oleh Amangkurat II.

Untung Suropati bergabung dengan Amangkurat II

Setelahnya memenagkan peperangan, maka sesuai perjanjian, VOC menyerahkan barang-barang Kerajaan Mataram yang telah mereka ambil kembali kepada Amangkurat II.

Namun akhirnya Amangkurat II sadar bahwa ada satu barang paling berharga yang tak dikembalikan VOC kepada dirinya, yakni mahkota emas dari Majapahit yang begitu sangat berharga baginya dan legitimasi kerajaannya.

Sebagai bagian dari legitimasi kekuasaan Amangkurat II maka ia harus mendapatkan kembali mahkota emas Majapahit tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini