SketsaNusantara.id - Nama ulama besar yang terkenal di Semarang, Mbah Sholeh Darat memiliki kisah perjalanan hidup yang menarik untuk dikulik.
Mbah Sholeh Darat merupakan salah satu Kyai yang juga menjadi guru bagi banyak tokoh-tokoh nasional hingga pahlawan ansional.
Sosok Mbah Sholeh Darat juga terkenal di masa penjajahan Belanda sebelum kemerdekaan Indonesia.
Riwayat hidup Mbah Sholeh Darat menceritakan bagaimana perjuangannya berdakwah dna menyebarkan agama Islam.
Berasal dari keluarga yang paham ilmu agama, ayah Mbah Sholeh Darat, Kyai Umar juga dikenal berjasa.
Kyai Umar merupakan salah satu orang kepercayaan Pangeran Diponegoro di masa itu.
Pendidikan agama dan budi pekerti yang diterapkan kepada Mbah Sholeh Darat oleh ayahnya tidka jauh beda dengan pelajaran hidupnya saat membela nusantara.
Kyai Sholeh Darat lahir di tahun 1820 di Jepara dan wafat sekaligus dimakamkan di Semarang pada tahun 1903.
Perlu diketahui kalau nama Mbah Sholeh Darat itu bukanlah nama aslinya.
Identitas yang dikenal masyarakat Jepara hingga Semarang itu merupakan julukan untuk sang ulama.
Lalu, kenapa dapat julukan Mbah Sholeh Darat? Ternyata ada riwayat dan cerita di balik nama panggilan itu.