jelajah

4 Jenis Kebaya di Indonesia, Ada Favorit Ibu Tien Soeharto hingga Hasil Akulturasi Budaya Jawa dan Tionghoa

Rabu, 24 Juli 2024 | 09:30 WIB
Potret ibu Tien Soeharto memakai jenis kebaya favoritnya (Instagram/@mamieksoeharto)

Warna Kebaya Bali yang cerah juga melambangkan sifat wanita Bali yang ceria.

Sama seperti di Pulau Jawa, dulu kebaya juga hanya diperuntukkan bagi kalangan bangsawan atau perempuan Bali yang lahir dari keturunan puri.

Baca Juga: Ritual Kungkum Malam 1 Suro, Tradisi Sakral Turun-Temurun, Pernah Dilakukan Presiden Soeharto, Beneran Bikin Sakti?

Namun seiring berjalannya waktu, kini kebaya Bali boleh dipakai oleh semua wanita.

4.Kebaya Labuh

Jenis kebaya ini banyak dijumpai di Sumatera terutama di Kepulauan Riau dan sekitarnya.

Berbeda dengan kebaya Jawa dan Bali yang membentuk tubuh pemakainya, kebaya Labuh memiliki desain yang lebih longgar dan berlengan panjang.

Baca Juga: Dodol Dawet, Tak Cuma Minuman Segar, Jadi Simbol Upacara Adat Pernikahan dalam Budaya Jawa, Penuh Pesan Menyentuh

Desain Kebaya Labuh diadopsi dari abaya yang dipadankan dengan songket.

Sekilas, kebaya Labuh juga memiliki desain serupa dengan baju kurung Melayu.

Selain keempat jenis kebaya di atas, masih banyak model kebaya lainnya yang tersebar di Indonesia seperti kebaya Nonik hingga kebaya Madura.

Biasanya perbedaan terletak pada bagian bawah depan.***

Halaman:

Tags

Terkini