Hingga utusan Sultan Turki dan penguasa tanah Jawa ini mencapai kesepakatan, dan Sultan Semar tidak mau ada paksaan bagi penduduk untuk memeluk agama Islam.
Akhirnya utusan Sultan Turki tersebut membawa 20.000 penduduk untuk mengisi Pulau Jawa dan Kyai Semar diangkat menjadi lurah.
Kyai Semar menjadi lurah dengan nama Ki Lurah Bodronoyo, dan utusan Sultan Turki tersebut bernama Syekh Subakir.
Makamnya ada di Gunung Tidar yang berada di Kota Magelang dan dipercaya sebagai paku tanah Jawa.
Sehingga paku tanah Jawa ada di Gunung Tidar yang terletak di tengah-tengah Kota Magelang.***