Minggu, 19 Juli 2026

Siapa Guru Ken Arok? Seorang Brahmana Asal India yang Datang ke Tanah Jawa

Photo Author
Alvin Septia Wijaya, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 20 Juli 2024 | 08:30 WIB
Ilustrasi - Guru Ken Arok pendiri Kerajaan Singasari. (pexels.com/vitalina.)
Ilustrasi - Guru Ken Arok pendiri Kerajaan Singasari. (pexels.com/vitalina.)

 

SketsaNusantara.id - Ken Arok merupakan pendiri sekaligus raja pertama dari Kerajaan Singasari atau Kerajaan Tumapel.

Kerajaan Singasari merupakan kerajaan bercorak Hindu Buddha yang diperkirakan berdiri sejak 1222 M.

Raja Ken Arok memimpin Kerajaan Singasari ini selama kurang lebih 5 tahun dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi.

Baca Juga: Dari Madura ke Nusantara: Jejak Murid Syekh Kholil Bangkalan Jadi Cikal Bakal NU dan Muhammadiyah

Sebelum menjadi seorang raja di Kerajaan Singasari, Ken Arok hanyalah pemuda yang gemar melakukan perampokan maupun pencurian.

Hal tersebut berkaitan dengan kelahirannya yang dibuang oleh ibunya, dengan harapan Ken Arok mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Namun, Ken Arok tidak seberuntung itu, dirinya ditemukan dan diasuh oleh seorang pencuri bernama Lembang.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Ulama Besar di Madura, Inilah 7 Guru Syekh Kholil Bangkalan! Ada yang Langsung dari Makkah

Kehidupan Ken Arok dikatakan mulai ada perubahan setelah bertemu dengan gurunya, dari sinilah dirinya mendapat ilmu yang digunakan untuk mendirikan Kerajaan Singasari. Lantas siapa guru Ken Arok? 

SketsaNusantara.id melansir dari laman theindonesian.id, yang merujuk pada Serat Pararaton, guru Ken Arok bernama Lohgawe.

Diceritakan juga dalam Serat Pararaton, Lohgawe merupakan seorang brahmana yang berasal dari Negara India.

Baca Juga: Pribumi Jawa Pernah Kalahkan Gubernur Jenderal Batavia dan Orang Eropa, Jadi Orang Pertama yang Punya Mobil

Lohgawe bertemu sosok Ken Arok yang pada waktu itu merupakan seorang perampok paling ditakuti di seluruh kawasan Kerajaan Kediri.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X