SketsaNusantara.id - Nasi Krophokan, kuliner khas Demak yang jadi santapan favorit Kesultanan Bintoro.
Kabupaten Demak biasanya identik dengan wisata Religi. Masjid Agung Demak menjadi simbol persebaran Islam pertama di Jawa oleh Wali Songo.
Tak hanya masjid, makam ulama besar Sunan Kalijaga juga ada di Demak, tepatnya di Desa Kadilangu.
Selain wisata religinya, Demak ternyata juga menyimpan khasanah kuliner khas yang tak kalah populer.
Salah satunya Nasi Kropokhan. Konon sajian ini merupakan makanan kesukaan para bangsawan di Kesultanan Demak.
Artinya, kuliner khas Demak ini sudah ada sejak abad ke-16 dimana Kesultanan Demak masih berjaya.
Nasi Kropokhan pun dipercaya sebagai hidangan di acara-acara kerajaan Demak.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman pariwisata.demakkab.go.id, Nasi Kropokhan berisi daging sapi dan sayur labu putih dengan kuah santan berwarna kuning.
Sajian ini biasa disantap dengan nasi putih.
Untuk rasa pedas, bisa disesuaikan dengan selera. Cabai pada Nasi Kropokhan dibiarkan utuh untuk menyesuaikan rasa pedas di lidah masing-masing penikmat kuliner.
Sebagai penyedap, Nasi Kropokhan diberi beberapa helai daun kedondong. Tambahan ini membuat rasa asam yang khas.