SketsaNusantara.id - Di Pulau Jawa terdapat sembilan ulama penyebar agama Islam yang dikenal sebagai Wali Songo.
Kemudian di Pulau Dewata terdapat Wali Pitu yang diyakini sebagai penyebar agama Islam.
Sesuai namanya, para wali penyebar Islam di Bali ini berjumlah tujuh orang.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Penerus Para Nabi, The Kwan Lie, seorang lelaki kelahiran Tiongkok, diperkirakan datang ke Nusantara pada pertengahan abad ke-16.
Ia bertugas mengawal perjalanan Putri Ong Tien berlayar menuju Cirebon untuk dinikahkan dengan Sunan Gunung Jati.
Setelah tugasnya selesai, The Kwan Lie tidak kembali ke Tiongkok melainkan menetap di Cirebon dan berguru kepada Sunan Gunung Jati untuk mendalami agama Islam.
Setelah menjadi murid Sunan Gunung Jati, The Kwan Lie menjadi salah satu orang kepercayaannya. Suatu hari, ia ditugaskan mengawal rombongan istri Sunan Gunung Jati dalam perjalanan ke Bali.
Inilah pertama kalinya The Kwan Lie mengenal Pulau Bali, khususnya di Singaraja, Buleleng.
Setelah beberapa waktu berguru, Sunan Gunung Jati memberi tugas baru kepada The Kwan Lie.
Ia kemudian dikenal sebagai Syekh Abdul Qadar Muhammad, untuk menyebarkan agama Islam di Pulau Bali.
Syekh Abdul Qadar Muhammad menjalankan perintah tersebut dengan sepenuh hati.