jelajah

Kesaktian Kyai Pradah, Gong Pusaka Mertua Sunan Kudus saat Taklukkan Majapahit, Kenapa Disimpan di Blitar?

Selasa, 16 Juli 2024 | 21:00 WIB
Gong Kyai Pradah saat prosesi jamasan (Tangkapan layar YouTube BLITAR LAND of KING)

 

SketsaNusantara.id - Indonesia memiliki banyak benda pusaka berharga peninggalan kerajaan-kerajaan Nusantara.

Wujud benda-benda pusaka tersebut beraneka ragam, mulai dari senjata seperti keris hingga peralatan kesenian yang dipercaya memiliki kekuatan khusus.

Salah satunya adalah Kyai Pradah, sebuah gong yang diyakini memiliki sejumlah keistimewaan.

Baca Juga: Ikan Titisan Dewa! Yuk Liburan ke Candi Rambut Monte Blitar Jawa Timur, Peninggalan Masa Kerajaan Majapahit, Boleh Berenang?

Ada beberapa sumber terkait asal usul benda pusaka yang satu ini.

Ada yang mengatakan, gong Kyai Pradah adalah milik Adipati Terung, mertua Sunan Kudus seperti tertulis dalam buku Atlas Wali Songo (2017) terbitan Pustaka Ilman karya Agus Sunyoto.

Namun dalam Sidita Jatim, Kyai Pradah dibuat oleh Sunan Rawu, kembaran Kyai Becak seperti dikutip SketsaNusantara.id.

Gong Kyai Pradah memiliki sejumlah kesaktingan hingga pernah dibawah Sunan Kudus bersama pasukan Demak saat hendak menggempur Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: Keampuhan Pusaka Joko Tingkir, Kakek Moyang Gus Dur Dibuat Lolos dari Ancaman Keris Kyai Setan Kober Arya Penangsang

Kisah lain juga menyebutkan pusaka ini diberikan kepada Pangeran Prabu, kakak tiri Sunan Paku Buwono I yang batal naik tahta.

Ia lalu diperintahkan untuk membuka Hutan Lodoyo di Blitar yang terkenal angker.

Pangeran Prabu bersama istri dan pengikutnya kemudian membawa serta pusaka Kyai Pradah sebagai 'tumbal' bagi makhluk halus penunggu hutan Lodoyo.

Baca Juga: Asal-usul Sego Jangkrik, Kuliner Kesukaan Sunan Kudus yang Isinya Bukan Pakai Jangkrik, tapi Daging...

Halaman:

Tags

Terkini