Dan berikut ini 5 kesaktian Kyai Pradah yang dihimpun dari berbagai sumber.
1. Bisa Mengeluarkan Suara Mirip Harimau
Pada saat dipinjam Sunan Kudus, wilayah sekitar Majapahit masih berupa hutan.
Dikutip dari situs Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, ketika Kyai Pradah dipukul, suaranya yang menyerupai harimau mengaum memantul ke segala penjuru.
Baca Juga: Siapa Eyang Bancolono? Disebut Senopati Terakhir Majapahit yang Berkaitan Erat dengan Gunung Lawu
Hal ini membuat tentara Majapahit ketakutan karena mengira pasukan Demak membawa siluman Harimau.
2. Memanggil Harimau Putih
Ketika Pangeran Prabu diminta pergi ke Hutan Lodoyo, Blitar, ia membawa gong Pradah.
Saat itu ia bertapa dengan berpindah-pindah tempat dan menitipkan gong Pradah kepada Nyi Partosoeto.
Ketika salah satu pengikutnya, Ki Tariman, merindukannya, dipukullah gong tersebut dengan maksud memanggil Pangeran Prabu.
Baca Juga: 2 Kesaktian Pusaka Joko Tingkir Kyai Bajulgiling, Ditakuti saat Melawan Gerilyawan Majapahit
Namun yang datang justru beberapa ekor harimau yang anehnya, tidak menyerang, malah melindungi Ki Tariman.
3. Bisa menyembuhkan
Setiap tahun, pemerintah daerah Blitar akan menggelar prosesi siraman gong Kyai Pradah atau jamasan Kyai Pradah.
Masyarakat sekitar percaya, air bekas siraman Kyai Pradah bisa menyembuhkan orang sakit.
Artikel Terkait
Wisata Budaya: Candi Gambar Wetan Blitar Full Arca Kerajaan Majapahit, Jadi Tempat Pemujaan Raja Hayam Wuruk?
Camilan Kesukaan Sunan Kudus, Muncul Setahun Sekali! Kuliner Ini Pernah Punya Sejarah Unik Sepanjang Era Wali Songo
Dari Umpatan Jadi Simbol Toleransi, Kuliner Favorit Sunan Kudus Ini Punya Sejarah Unik
2 Kesaktian Pusaka Joko Tingkir Kyai Bajulgiling, Ditakuti saat Melawan Gerilyawan Majapahit
Keampuhan Pusaka Joko Tingkir, Kakek Moyang Gus Dur Dibuat Lolos dari Ancaman Keris Kyai Setan Kober Arya Penangsang
Moksa ke Gunung Lawu! Kerajaan Majapahit di Ujung Tanduk, Terbongkar Misteri Akhir Hayat Prabu Brawijaya V
Siapa Eyang Bancolono? Disebut Senopati Terakhir Majapahit yang Berkaitan Erat dengan Gunung Lawu