SketsaNusantara.id - Mengenal salah satu makam terkenal dan sakral di Kabupaten Sukoharjo bernama makam keramat Ki Ageng Balak.
Makam keramat Ki Ageng Balak berada di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kesakralan makam Ki Ageng Balak ini diketahui meningkat pada bulan Suro atau dikenal dalam Islam yakni bulan Muharram.
Bahkan di bulan Suro atau Muharram, para peziarah dari berbagai daerah datang lebih banyak ke makam Ki Ageng Balak.
Siapa sebenarnya Ki Ageng Balak? Cerita tentang biografi Ki Ageng Balak begitu beragam.
Beberapa versi menyebutkan, Ki Ageng Balak merupakan seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit.
Selain itu, Ki Ageng Balak juga disebut sebagai pendiri Desa Mertan yang semasa hidupnya mengajarkan kebaikan.
Baca Juga: 3 Keistimewaan Puncak Gunung Lawu, Memiliki Lebih dari Satu Puncak! Salah Satunya Hargo Dalem
Menurut kisah sejarah yang banyak beredar, Ki Ageng Balak merupakan Raden Sujono yang merupakan putra Prabu Brawijaya V.
Pada masa Kerajaan Majapahit, Raden Sujono menjabatan sebagai pradot agung (hakim) yang bertugas menegakkan aturan di Keraton Majapahit.
Nama Ki Ageng Balak memiliki dua arti, makna Balak pertama adalah mbalelo atau membangkang (melawan).
Mirip seperti cerita Raden Sujono yang mana dikisahkannya pernah meninggalkan Keraton Majapahit karena ayahnya memaksa untuk menikahkan dirinya.