SketsaNusantara.id - Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Wali Songo merupakan sembilan wali pilihan Allah SWT atau waliyullah yang berperan besar dalam penyebaran ajaran agama Islam di tanah Jawa.
Di balik perjalanan Wali Songo menyiarkan ajaran agama Islam, ternyata dapat tokoh ulama lain yang terkenal pada daerah-daerah tertentu di tanah Jawa.
Salah satunya adalah Sunan Bayat. Namanya cukup terkenal di kalangan masyarakat Jawa Tengah yang merupakan pemberian sang guru yakni Sunan Kalijaga.
Baca Juga: 3 Keistimewaan Puncak Gunung Lawu, Memiliki Lebih dari Satu Puncak! Salah Satunya Hargo Dalem
Sunan Bayat menyebarkan agama Islam di wilayah Tembayat atau Bayat, Klaten hingga Semarang, Jawa Tengah.
Bahkan, masyarakat ada yang menyebut Sunan Bayat sebagai Wali Songo karena sosoknya dikisahkan memiliki karomah atau keistimewaan yang dapat mengubah kepala manusia menjadi domba.
Karomah merupakan kesaktian di luar kemampuan manusia yang biasanya hanya diberikan oleh Allah SWT kepada orang-orang pilihan termasuk Wali Songo.
Lantas, apakah Sunan Bayat juga termasuk Wali Songo? Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Klaten, berikut penjelasan mengenai Sunan Bayat dan kisah keistimewaannya saat menyebarkan agam Islam di Jawa Tengah.
Menurut catatan sejarah, Sunan Bayat memiliki nama kecil Sayyid Hasan Nawawi atau Raden Kanji yang merupakan putra Sayyid Maulana Hamzah atau Pangeran Tumapel Lamongan dan masih keturunan dari Sunan Ampel.
Sunan Bayat merupakan murid dari Sunan Kalijaga. Ia adalah putra menantu dari Ki Ageng Pandanaran yang merupakan pendiri Kota Semarang.
Sunan Bayat dahulu pernah menggantikan Ki Ageng Pandanaran menjadi Bupati Semarang pada abad ke-16. Sebagai pemimpin kedua Semarang, Sunan Bayat juga diberi gelar oleh masyarakat sebagai Sunan Pandanaran II.