jelajah

Kisah Cinta Berdarah Sunan Muria dan Dewi Roroyono, Rela Khianati Sahabat Demi Turuti Hawa Nafsu

Minggu, 14 Juli 2024 | 17:15 WIB
Ilustrasi - Kisah cinta antara Sunan Muria dan Dewi Roroyono (kolase instagram @@ahmadnurislami03 dan @kawanimut)

Akal sehat Pathak Warak mati, ia sama sekali tak memperdulikan bahwa Dewi Roroyono adalah anak dari gurunya, Ki Ageng Ngerang.

Saat malam tiba, Pathak Warak membopong Dewi Roroyono untuk dibawa kabur dari padepokan Ngerang, dibawalah gadis cantik itu ke Mandalika.

Esok harinya Padepokan Ngerang riuh, kabar Dewi Roroyono diculik seketika menyebar luas hingga pelosok penjuru.

Dibuatlah sayembara oleh Ki Ageng Ngerang, hadiahnya tak tanggung-tanggung.

Baca Juga: Kasultanan Yogyakarta Pernah Melebarkan Wilayah Sampai Malang! Ada Sesuatu Usai Tumbangnya Diponegoro

"Barang siapa yang berhasil membawa Dewi Roroyono kembali ke Ngerang jika laki-laki akan dijadikan suami jika perempuan akan diangkat Ki Ageng Ngerang sebagai anak,"

Tak ada satupun yang berani maju karena saat itu sudah diketahui bahwa Dewi Roroyono diculik oleh Pathak Warak, Adipati sakti mandraguna.

Sunan Muria menyaguhi, berangkatlah Sunan Muria mencari Dewi Roroyono, di tengah jalan Sunan Muria dicegat oleh saudara seperguruannya yaitu Kappa dan Gentiri.

Dua orang itu meminta Sunan Muria untuk kembali ke padepokkan Muria, karena banyak murid-murid Sunan Muria yang masih butuh bimbingannya.

Kappa dan Gentiri berangkat mencari Dewi Roroyono dan berjanji apabila ketemu akan langsung diberikan kepada Sunan Muria.

Dilansir SketsaNusantara.id kisah dari channel Kraton Segoro Channel, Kappa dan Gentiri berhasil menyelamatkan Dewi Roroyono dari tangan Pathak Warak dengan bantuan Wiku Lodhang Datuk, pendekar tak terkalahkan dari pulau Sprapat.

Baca Juga: Asal Usul Daerah Istimewa Yogyakarta, Salim A Fillah: Berawal dari Maklumat Sebagai Syarat Bergabungnya...

Akhirnya Dewi Roroyono menikah dengan Sunan Muria, sebagai tanda jasa Kappa dan Gentiri diberilah tanah di daerah Buntar oleh Ki Ageng Ngerang.

Dua sahabat itu jadi penguasa tanah di Buntar, rupanya kesucian hati dan ketulusan jiwa Gentiri luntur.

Hasrat ingin memiliki Dewi Roroyono bergejolak hingga ia memutuskan untuk menculik sang Dewi dari padepokan Muria.

Halaman:

Tags

Terkini