Kamis, 4 Juni 2026

Asal Usul Daerah Istimewa Yogyakarta, Salim A Fillah: Berawal dari Maklumat Sebagai Syarat Bergabungnya...

Photo Author
Erik Kusmiati, Sketsa Nusantara
- Minggu, 14 Juli 2024 | 14:33 WIB
 Kesultanan Daerah Istimewa Yogyakarta (Instagram @dewisnusandari)
Kesultanan Daerah Istimewa Yogyakarta (Instagram @dewisnusandari)

SketsaNusantara.id - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) adalah salah satu daerah yang memiliki sejarah perjuangan panjang di Indonesia.

Disebut sebagai kota sejarah, pelajar, dan perjuangan tentunya Yogykarta memiliki asal usul yang panjang dan perlu kita ketahui.

Ketika Indonesia belum merdeka, Yogyakarta sudah menjadi daerah yang memiliki Pemerintahan sendiri yang dipimpin oleh Kesultanan yang dipimpin oleh Sultan Hamengkubuwono 1 tahun 1755.

Baca Juga: Tirakat Sunan Kalijaga saat Berguru pada Sunan Bonang, Benarkah Semedi Bertahun-tahun Hanya untuk Jaga Tongkat?

Dilansir oleh SketsaNusantara.id yang dikutip dari Youtube Abdel Achrian Inilah sejarah berdirinya Daerah Istimewa Yogyakarta menurut Ustadz Salim A. Fillah.

Yogyakarta sudah diakui oleh dunia sebagai sebuah negara sendiri dengan sistem pemerintah kesultanan pada masa penjajahan Belanda dan berhak mengatur pemerintahannya sendiri.

Ketika Indonesia sudah bebas dari penjajahan, Yogyakarta berniat untuk menjadi sebuah negara sendiri dan sudah memenuhi persyaratan sebagai sebuah negara yang utuh.

Baca Juga: Tidak Banyak yang Tahu! Hilangnya 18 Kabupaten dan Kota dari Peta Indonesia: Penyebabnya karena...

Berdasarkan Perjanjian Giyanti Tahun 1755 Kerajaan Mataram membagi wilayah menjadi dua yaitu Surakarta dan Yogyakarta. Pembagian ini bukan berdasar luas wilayah melainkan berdasarkan jumlah penduduk.

"Dulu mbaginya kamu dapat wilayah itu yang memiliki 3000 cacah, 3000 cacah artinya bisa mengerahkan 3000 orang menjadi pasukan," ucap Ustadz Salim A Fillah.

Wilayah kekuasaan saat tahun 1755 daerah Istimewa Yogyakarta masih tiba sampai daerah Malang, dan untuk daerah barat masih sampai Banyumas.

Baca Juga: Joko Tingkir Mengalahkan Kerbau: Kisah Legendaris Raja Pertama Kesultanan Pajang dan Lahirnya Mataram Islam

Namun, saat proklamasi Kemerdekaan, Daerah Istimewa Yogyakarta bergabung menjadi satu dengan Negara Republik Indonesia dengan perjanjian kontrak politik.

"Karena dua-duanya merupakan daerah Istimewa, karena kedua kerajaan ini begitu Proklamasi berlangsung mereka mempunyai maklumat terhadap rakyatnya bergabung dengan Republik Indonesia untuk menjadi daerah yang Independen sebagai Negara Istimewa dengan kesultanan dan sunan tetap memegang kedaulatan," ucap Ustadz Salim A Fillah.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: YouTube Abdel Achrian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X