Selain menggunakan kuah jahe, Wedang Ronde juga menambahkan gula jawa sebagai penguat rasa manis.
Toping yang digunakan pun beragam, mulai dari kacang goreng, irisan kolang-kaling hingga potongan roti tawar dan sereh.
Menariknya lagi, Ronde versi Indonesia lebih berwarna, biasanya terdiri dari warma putih, hijau dan merah.
Masing-masing warna menyimbolkan kemurnian hati dari putih, keberanian dari merah dan berkah dari hijau.***