Uniknya, nasi jangkrik ini dibungkus dengan daun jati. Kerap digunakan sebagai hidangan acara besar seperti menyambut 1 Suro sampai 10 Muharram.
Nasi jangkrik ini akan dibagikan kepada warga Kudus saat acara rangkaian tersebut berlangsung. Momen ini tentu dinanti oleh warga Kudus.
Rupanya tidak hanya nasi jangkrik. Masih ada satu kuliner khas Kudus yang menjadi favorit anggota Wali Songo ini.
Kuliner khas Kudus ini dikenal dengan nama opor ayam sunggingan. Sajian ini ternyata merupakan salah satu hidangan kesukaan Sunan Kudus.
Sajian opor ayam sunggingan berisikan beragam lauk. Tentu saja dihidangkan dengan nasi hangat yang menggoda.
Tidak hanya disantap dengan nasi hangat. Kalian juga bisa menyantapnya dengan beberapa irisan lontong.
Adapun lauk yang disajikan dalam kuliner khas Kudus adalah irisan ayam panggang dan sambal goreng tahu.
Rupanya tidak hanya itu, sajian kuliner kesukaan Sunan Kudus ini bahkan disiram dengan kuah santan.
Berbeda daripada sajian lainnya. Sebab kuah santan yang ada pada opor ayam sunggingan jni cenderung bening.
Cocok bagi kalian pecinta kuah santan yang tidak terlalu pekat. Meski begitu, rasanya tetaplah nikmat.
Menariknya lagi, sajian ini disuguhkan di atas piring yang beralaskan daun pisang. Daun tersebut tentu dibersihkan terlebih dahulu untuk menjaga kualitasnya.