jelajah

Sendang Unik Peninggalan Raden Nur Rahmat Lamongan, Tercipta dari Keris Menancap Di Tanah, Ketika Dicabut Keluar Sumber Mata Air

Sabtu, 6 Juli 2024 | 10:41 WIB
Situs makam Sendang Duwur di Lamongan. terdapat sebuah sendang peninggalan Raden Nur Rahmat alias Sunan Sendang. (BPCB Jatim)

Yang unik, situs Makam Sendang Duwur ini terbagi menjadi empat halaman, yang berada di sebelah utara dan barat Masjid sendang Duwur.

Masing-masing halaman dibatasi dengan pagar dan pintu gerbang sebagai jalan masuknya menuju lokasi.

Baca Juga: Melirik Kisah Caos Dhahar, Kuliner Legendaris Khas Demak Favorit Sunan Kalijaga yang Disajikan Usai Jamasan Pusaka

Pola tata letak keempat halaman tersusun ke belakang dengan makam Raden Nur Rahmat atau lazim disebut Sunan Sendang berada di halaman paling belakang.

Yang menarik, kompleks situs Makam Sendang Duwur terbuat dari bangunan bercorak perpaduan Hindu dan Islam.

Dihiasi pula dengan berbagai ornamen dan hiasan indah yang masih bisa nikmati hingga sekarang ini.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner yang Harus Dicoba Ketika ke Makam Sunan Ampel, Selalu Rame Jadi Favorit Pengunjung

Tercipa dari Keris

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman BPCB Jatim, masyarakat setempat meyakini proses terciptanya Sendang Duwur sangat unik.

Dikisahkan bahwa setelah sampai di Tenon, Raden Nur Rahmad bersama ibunya, Dewi Sukarsih kemudian membangun sebuah masjid untuk kepentingan syiar Islam.

Sayangnya, setelah masjid berdiri, ternyata tidak terdapat sumber air untuk berwudlu di sekitar lokasi tersebut.

Baca Juga: Kilas Balik Kuliner Khas Gresik, Punya Kaitan Dengan Sunan Giri Wali Songo? Jadi Kudapan Dengan Harga Merakyat

Karenanya, Raden Nur Rahmat kemudian berihtitar menggali sumur di selatan masjid dengan kedalaman sekitar 35 meter yang diberi nama sumur Giling berkedalaman.

Yang unik, peristiwa tersebut tercatat dalam naskah berhuruf Arab pegon yang disimpan warga setempat, Masrur Hasan.

Dalam naskah tersebut tertuli: “Sampun lami-lami boten wonten toya kang celak, wonten manjing asar ningali kukus, lajeng dipun dudhuk sitinipun nuten kinarya sumur.

Halaman:

Tags

Terkini