jelajah

5 Fakta Kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta: Jumlah dan Jenis Hewan, Pusaka, Waktu, Rute, hingga Ritual yang Dilakukan

Sabtu, 6 Juli 2024 | 07:49 WIB
Potret tradisi Kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta. (Kolase foto surakarta.go.id dan Instagram.com/kraton_solo)

SketsaNusantara.id - Bulan Suro merupakan momen spesial bagi Keraton Kasunanan Surakarta Hadingrat.

Masuknya bulan Suro merupakan awal tahun dalam penanggalan kalender masyarakat Jawa yang identik dengan berbagai macam tradisi.

Tradisi leluhur yang masih dijunjung dan dipelihara Keraton Kasunanan Surakarta sampai saat ini yaitu Kirab 1 Suro.

Baca Juga: 4 Larangan Malam 1 Suro, Malam Topo Bisu Penuh Sakral dan Pantangan, Jangan Dilanggar Bahaya

Diketahui bahwa penetapan awal tahun penanggalan Jawa (Suro) sama dengan kalender Hijriah atau Tahun Baru Islam (Muharram).

Hal ini berkaitan erat dengan akulturasi budaya Jawa dan Islam pada masa pemerintahan Sultan Agung, Raja Mataram.

Keraton Kasunanan Surakarta masih menjalankan tradisi Kirab 1 Suro yang dulu dipelopori oleh pendahulunya, Pakubuwono X.

Baca Juga: 5 Fakta Malam 1 Suro yang Sering Dianggap Mistis, Awal Bulan Muharram Tak Boleh Keluar Rumah hingga Gelar Pesta?

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi pemerintah kota Surakarta, surakarta.go.id pada 6 Juli 2024, Sejarah kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta rutin dilakukan sejak Pakubuwono X memerintah dari tahun 1893 hingga 1939.

Sehingga, Kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta merupakan tradisi turun-temurun yang sudah berusia ratusan tahun.

Kirab ini bukan sembarang kirab atau hanya sekedar iring-iringan, namun ada ritual khusus yang dilakukan.

Baca Juga: Mitos dan Legenda Malam 1 Suro, Dipercaya Akan Datangnya Sosok Penting Pelindung Masyarakat Jawa

Ada beberapa fakta yang menarik dikulik tentang tradisi Kirab 1 Suro Keraton Kasunanan Surakarta. Apa saja?

Berikut ini 5 fakta Kirab 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta, di antaranya:

Halaman:

Tags

Terkini