Candi Jawi pernah dipugar oleh Belanda pada periode 1938-1941, dan kemudian kembali dipugar pada masa Orde Baru sekitar 1975-1980.
Meskipun demikian, banyak arca-arca yang telah hilang dari daerah candi ini lantaran sebagian dipindahkan ke Museum dan ke tempat-tempat komersial.
Untuk menarik wisatawan sekaligus melestarikan Candi Jawi, terdapat Pentas Seni Bulan Purnama yang dilaksanakan setiap malam bulan purnama berupa seni tari tentang legenda Candi Jawi.
Akses menuju candi Jawi ini sangat mudah karena terletak persis di sebelah jalan raya, turut menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung.***