Jember selama ini dikenal sebagai daerah "Pendalungan", tempat bertemunya budaya Jawa dan Madura dan soto kerbau menjadi titik temu akulturasi tersebut.
Dalam satu porsi soto kerbau, pengunjung tidak hanya mendapatkan asupan protein yang tinggi, tetapi juga diingatkan kembali akan pentingnya hidup berdampingan secara damai.
Di tengah gempuran kuliner modern, warung-warung soto kerbau di Jember tetap tegak berdiri.
Mereka bukan hanya menjual makanan, tapi juga menjajakan cerita tentang rasa hormat yang tak lekang oleh waktu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!