SketsaNusantara.id - Pantai Watu Ulo Jember, merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang tak akan pernah habis diceritakan.
Sebab di masa lalu pada era Soeharto, pantai ini merupakan salah satu destinasi wisata alam dengan legenda naga batunya yang ikonik serta dipenuhi kisah mistik legenda Nyi Roro Kidul sebagai Ratu Pantai Selatan.
Bagi mereka yang sempat mencicipi masa keemasan pariwisata Jawa Timur di era 80-an hingga 90-an, nama Hotel Wisnu di Pantai Watu Ulo pasti terukir dalam ingatan.
Sayangnya, bangunan yang dulu menjadi simbol kemewahan di pesisir selatan ini kini berdiri dalam sunyi, terbengkalai dan dalam kondisi memprihatinkan menyisakan gerbang yang masih berdiri kokoh.
Pada masa pemerintahan Orde Baru, Hotel Wisnu adalah landmark kemegahan di Jember dan menjadi primadona di era Soeharto.
Hotel Wisnu memiliki lokasi yang sangat strategis yakni tepat di bibir pantai sehingga menjadikannya destinasi utama bagi kaum jetset, pejabat, hingga turis mancanegara.
Pada masanya, hotel ini memiliki fasilitas yang lengkap dengan bangunan yang kokoh dan desain yang dianggap modern.
Setiap akhir pekan atau musim libur Lebaran, area hotel ini selalu penuh sesak sehingga suara tawa pengunjung dan denting piring di restorannya menjadi pemandangan sehari-hari.
Menginap di Hotel Wisnu memberikan privasi dan akses langsung menuju keindahan pasir hitam Watu Ulo yang tidak dimiliki penginapan lain.
Namun sebaliknya, jika kamu berkunjung ke Watu Ulo hari ini, pemandangan kontras akan menyambutmu.
Hotel Wisnu tak lagi bersinar; ia kini tampak seperti "hotel hantu" yang tergerus zaman seperti dikutip dari akun Instagram @jelajahkuy_.