Dimana atap-atap yang jebol, tembok yang mengelupas, hingga jendela yang pecah memperlihatkan betapa lamanya bangunan ini ditinggalkan tanpa perawatan.
Sementara itu, tanaman liar dan semak belukar mulai merambat masuk ke dalam kamar-kamar yang dulunya mewah dengan kayu-kayu penyangga pun mulai lapuk akibat udara laut yang korosif.
Sebab kondisinya yang gelap dan kosong, maka kesan angker kini melekat kuat pada bangunan ini, menjadikannya daya tarik tersendiri bagi para pemburu konten horor atau fotografer urban decay.
Disinyalir ada beberapa faktor yang menyebabkan kemegahan Hotel yang jaya pada era Soeharto kini memudar, Hotel Wisnu mulai mengalami kemunduran ketika badai krisis Moneter melanda dan menyusul kejatuhan Soeharto.
Setelahnya juga muncul hotel-hotel baru di pusat kota Jember dengan fasilitas lebih modern serta beberapa rumor yang tak beredar.
Meski demikian, Hotel Wisnu mungkin telah kehilangan kemegahannya, namun kenangan akan masa jayanya tetap hidup di antara deburan ombak laut selatan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
2 Dekade Kolaborasi Riset Menumbuhkan Pusat Edukasi di Museum Gumuk Pasir Parangtritis Yogyakarta
Pesona Desa Wisata Jatimulyo Kulon Progo, Surga Telaga Alami di Pegunungan Yogyakarta yang Jarang Diketahui Wisatawan
Mie Lethek Mbah Jumal Sewon, Kuliner Malam Favorit Yogya dengan Sajian Legit, Porsi Besar, dan Harga Irit yang Selalu Diburu
Monumen Jogja Kembali, Simbol Kemenangan Bangsa yang Terhubung Poros Sakral Yogyakarta
Pesona Tersembunyi Desa Wisata Brayut, Wisata Edukasi Seru di Lereng Merapi yang Bikin Ingin Kembali
Mengintip Puri Mataram Jogja, Tempat Liburan Keluarga Bernuansa Tradisional dengan Panorama Sawah yang Menenangkan