SketsaNusantara.id - Bondowoso menjadi satu-satunya daerah Tapal Kuda di Jawa Timur, yang tidak memiliki garis pantai.
Meski tidak memiliki pantai ataupun laut, kelebihan yang ada di Bondowoso terletak pada berbagai keindahan pegunungan ataupun perbukitan.
Bondowoso kerap dikenal dengan destinasi Kawah Ijen, yang mana wisata ini bukan hanya menarik wisatawan lokal tapi juga mancanegara. Kawah Ijen terkenal dengan fenomena langka yang terjadi secara alami yakni Blue Fire.
Baca Juga: Mendaki Gunung Bromo Demi Sebuah Tradisi, Berikut Asal Usul Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger, Berawal dari Peristiwa...
Namun siapa sangka, ternyata arah menuju Kawah Ijen juga terdapat sebuah wisata yang tak kalah indahnya, yakni Bukit Jamal Kirmit. Jarak antara Bukit Jamal Kirmit dan Kawah Ijen adalah 10 km.
Bukit Jamal Kirmit di Bondowoso kerap dikenal dengan sebutan 'Selandia van Java', hal ini dikarenakan keindahan yang disajikan wisata ini bak pegunungan di Selandia.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman direktoripariwisata.id, diketahui bahwa
Lokasi Bukit Jabal Kirmit terletak di Desa Jampit, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Baca Juga: Gunung Api Purba dan Embungnya Mendunia! Inilah Pesona Desa Wisata Nglanggeran di Gunungkidul yang Jadi Magnet Wisata
Tepatnya berada di kawasan base camp pendakian ke Kawah Ijen, sehingga dalam sekali perjalanan wisatawan bisa menikmati 2 keindahan alam sekaligus.
Bukit Jamal Kirmit di Bondowoso menyajikan keindahan bukit permadani hijau dengan hamparan ilalang, dan jika datang di waktu yang tepat wisatawan juga bisa menikmati indahnya bunga bermekaran.
Selain itu, di Selandia van Java ini juga bisa melihat Gunung Ijen yang menjulang tinggi, dengan angin yang berhembus mesra, dan udara yang masih sejuk alami akan membuat wisatawan betah.
Baca Juga: Sejarah Gunung Slamet, Puncak Tertinggi di Jateng yang Dianggap Paku Pulau Jawa Berikut Mitos dan Asal Usul Namanya
Untuk menikmati indahnya bunga bermekaran dianjurkan untuk wisatawan berkunjung di Bukit Jamal Kirmit setiap Bulan Juni, karena bunga-bunga akan bermekaran tepat bulan ini.
Namun, para wisatawan tak perlu khawatir jika berkunjung ke Bukit Jamal Kirmit tidak sesuai dengan waktu bunga bermekaran, masih tetap bisa menikmati keindahan bukit, Gunung Ijen, dan hamparan hijau yang menenangkan.
Di sana juga bisa melihat kuda dan kijang, selayaknya di Selandia.
Bagi para penggemar fotografi, tentu Bukit Jabal Kirmit menjadi surga tersendiri. Dengan keindahan alamnya dan cahaya matahari yang mendukung tentu akan menghasilkan hasil foto yang luar biasa.
Bahkan tak perlu pergi ke Selandia, wisatawan sudah bisa menikmati keindahan bukit bak di Selandia.
Tepat dibawah Bukit Jamal Kirmit Bondowoso ternyata ada sebuah rumah mewah yang masih berdiri kokoh, konon rumah tersebut adalah milik sesepuh yang pertama kali membuka wilayah bukit tersebut, dan sudah lama tidak ditinggali atau kosong.
Rute perjalanan menuju Bukit Jamal Kirmit di Bondowoso melewati perkebunan dan hutan, jalan yang menanjak, berkelok, dan tergolong sempit, sehingga perlu menggunakan kendaraan yang mendukung.
Untuk sampai ke wisata Bukit Jamal Kirmit di Bondowoso membutuhkan waktu kurang lebih 1-2 jam, tergantung rute yang diambil oleh wisatawan.
Fasilitas di sana hanya terdapat tempat parkir dan warung-warung kecil, bahkan tiket masuknya pun masih menjadi satu dengan Kawah Wurung.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!