jelajah

Bir Jawa, Minuman Tradisional Kraton Yogyakarta Hasil Akulturasi Budaya Favorit Sultan Hamengkubuwono VIII

Kamis, 29 Januari 2026 | 12:00 WIB
Bir Jawa, minuman tradisional Kraton Yogyakarta (Tangkapan layar YouTube cerita budaya bahasa)

Di lingkungan kraton pada masa itu, Bir Jawa menjadi salah satu alat komunikasi dan politik yang digunakan pihak kraton Yogyakarta saat menjamu tamu dari Eropa maupun Belanda.

Pihak kraton akan menyajikan minuman bir kepada orang-orang penting termasuk tamu-tamu dari Eropa dan Belanda.

Sementara itu, tamu lainnya yang hadir di pertemuan tersebut akan disajikan Bir Jawa.

Baca Juga: Jejak Prajurit Legendaris Kraton Yogyakarta yang Tak Terkalahkan dan Kini Jadi Nama Kampung Wisata, Punya Senjata Khas Trisula dan Klebet Hitam

Ir. Sumartoyo, Juru Masak Bir Jawa di Kraton menjelaskan, penciptaan Bir Jawa termasuk ke dalam gastrodiplomasi.

“Bisa disebut juga sebagai minuman atau gastrodiplomasi. Beliau (Sultan Hamengkubuwono VIII) menciptakan minuman ini untuk menghormati tamunya,” ujar Sumartoyo dikutip dari video yang diunggah kanal YouTube Kisarasa, 9 September 2022.

Selain bentuk menghormati tamu, penyajian Bir Jawa ini juga efektif dalam menghemat pengeluaran kraton saat itu karena biaya pembuatannya yang lebih terjangkau dibandingkan menyajikan bir dari Eropa.

Baca Juga: Kraton Yogyakarta Punya Simbol Tersembunyi di Alun-Alun Selatan, Ini Arti Pohon dan Dekorasi Pagarnya

Bahan-bahan Bir Jawa

Sumartoyo menjelaskan bahwa Bir Jawa sebetulnya termasuk ke dalam salah satu variasi minuman tradisional.

Bahan utama pembuatan Bir Jawa yakni kayu secang, serai, jahe, kapulaga juga daun pandan.

Sumartoyo menjelaskan, bahan-bahan pembuatan Bir Jawa mirip dengan Wedang Secang.

Bedanya terletak pada sentuhan akhir, yakni tetesan perasan jeruk nipis  yang mengubah warna rebusan rempah-rempah tersebut dari merah menjadi kuning seperti minuman bir.

“Kalau Bir Jawa, itu tinggal rebusan wedang secang tadi kita tuangkan dalam gelas kemudian kita tambahkan perasan jeruk nipis,” jelasnya.

Baca Juga: Sekolah Khusus Putra Pejabat Kerajaan Kini Tetap Digunakan Jadi SD, Letaknya Ada di Samping Kraton Yogyakarta

Halaman:

Tags

Terkini