jelajah

Tak Berpenghuni! Pulau Tabuhan Banyuwangi Menyimpan Sejuta Keindahan Bawah Laut bak Surga Dunia, Ini Kelebihannya...

Selasa, 27 Januari 2026 | 20:30 WIB
Pulau Tabuhan, tak berpenghuni dengan sejuta keindahannya (Intagram/@jalanjalanjawa)

SketsaNusantara.id - Banyuwangi memiliki berbagai keindahan alamnya terutama pantai, salah satu pantai yang masih jarang terjamah wisatawan yakni di Pulau Tabuhan.

Pulau Tabuhan dikeliling dengan pasir putih yang lembut, air laut yang bening dan berwarna tosca, serta semilir angin yang sangat menenangkan.

Pulau Tabuhan menjadi pulau terkecil dan tak berpenghuni di Banyuwangi, karena luasnya hanya 5 Ha. Pulau tersebut hingga saat ini masih belum pernah terjamah oleh modernisasi.

Baca Juga: Dikenal Mistis! Tari Seblang Olehsari Banyuwangi, Menolak Jadi Penari akan Sial dan Kena Gangguan Mental, Begini Asal-usulnya...

Pulau kecil di Banyuwangi ini berpenghuni saat ada wisatawan saja dan tentu itu saat pagi hingga sore. Jika malam hari dapat dipastikan pulau tersebut seperti pulau mati, terkecuali ada wisatawan yang berkemah di sana.

Bagaimana tidak, Pulau Tabuhan hanya menjadi salah satu destinasi wisata di Banyuwangi, dan sepenuhnya masih dalam bentuk hutan, hanya ada bangunan mercusuar kuno yang konon dibuat oleh penjajah Jepang.

Meski begitu, Pulau Tabuhan atau yang kerap dikenal dengan sebutan Tabuhan Island justru menyimpan sejuta keindahan alam bawah lautnya.

Baca Juga: Unik! Salah Satu Pantai Hidden Gem di Banyuwangi Ini Penuh Batu, Tak Punya Pasir, Ternyata Penyebabnya...

Kelebihan wisata di Pulau Tabuhan yakni hanya perlu menyelam pada kedalaman 2 meter wisatawan sudah bisa menikmati keindahan terumbu karang. Bahkan secara kasat mata tanpa berenang ataupun menyelam wisatawan bisa menemukan ubur-ubur, bintang laut, dan beraneka ragam ikan warna-warni.

Pulau Tabuhan meski sudah termasuk ke dalam bagian Selat Bali tapi secara administratif terletak di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, dilansir SketsaNusantara.id dari laman bangsring-banyuwangi.desa.id.

Dari Pantai Watudodol Banyuwangi, Pulau Tabuhan telihat sangat kecil, bahkan hanya seperti titik hijau yang berada di tengah-tengah laut.

Baca Juga: Menari Gandrung di Depan Makam? Mengenal Rangkaian Petik Laut Muncar Banyuwangi, hingga Berdoa di Pulau Keramat

Kegiatan yang paling populer bagi wisatawan ketika berkunjung ke Pulau Tabuhan yakni snorkeling, diving, dan kitesurfing.

Namun untuk para wisatawan yang tidak ingin melakukan kegiatan itu tentu boleh saja, cukup menikmati keindahan Pulau Tabuhan bak surga dunia atau sekedar swa foto bersama teman, keluarga, dan pasangan.

Beberapa wisatawan mancanegara juga ada yang berjemur di Pulau Tabuhan Banyuwangi.

Di Pulau Tabuhan juga terdapat satwa burung yang bisa jadi jarang ditemui dan bahkan hanya ada di Pulau Sulawesi, seperti Burung Maleo dan Enggang Gading.

Tak hanya itu, di Pulau Tabuhan wisatawan bisa menikmati keindahan sunrise dan sunset sekaligus. Biasanya hanya bisa menikmati salah satunya, tapi dengan sekali berangkat wisatawan bisa mendapat keduanya.

Untuk sampai ke Pulau Tabuhan, wisatawan perlu naik perahu nelayan ataupun boat dari Pantai Bangsring.

Dari Ketapang, wisatawan perlu menggunakan kendaraan roda 4 atau 2, dengan jarak tempuh kurang lebih 45 menit hingga tiba di Pantai Bangsring.

Bahkan jika wisatawan datang dari luar kota dengan menggunakan kereta, di sana sudah ada fasilitas angkot yang mau mengantar sampai tiba Pantai Bangsring.

Setelah dari Pulau Tabuhan tentu jangan lupa untuk menikmati keindahan Pantai Bangsring, di sini wisatawan juga bisa menikmati keindahan bawah laut dengan beraneka ragam ikan yang lucu-lucu.

Tak perlu menyelam, hanya sekedar berenang wisatawan pasti akan terpukau dengan banyaknya ikan yang berwarna-warni.

Dengan seperti itu, wisatawan bisa menikmati dua keindahan alam sekaligus dalam sekali perjalanan. ***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Tags

Terkini