jelajah

Hanya 5 KM dari Monjali, Desa Wisata Tanjung Sleman Menyimpan Joglo 200 Tahun dan Pengalaman Hidup yang Masih Utuh

Selasa, 20 Januari 2026 | 17:30 WIB
Ilustrasi pesona desa wisata di Sleman, Yogyakarta. (Pexels/Yosi Azwan )

SketsaNusantara.id - Desa wisata Tanjung menjadi salah satu destinasi berbasis budaya yang berada dekat pusat Kota Yogyakarta.

Lokasinya hanya sekitar lima kilometer dari Monumen Jogja Kembali atau Monjali. Kawasan ini berada di Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Kedekatan jarak tersebut membuat desa ini mudah dijangkau wisatawan.

Sejak diresmikan pada tahun 2001, Desa Wisata Tanjung mulai dikenal wisatawan lokal dan mancanegara. Kunjungan biasanya meningkat saat musim libur sekolah.

Baca Juga: Daya Tarik Desa Wisata Gabugan Sleman Yogyakarta, Konsep Pedesaan Alami dengan Agrowisata Salak Gading dan Aktivitas Edukatif

Aktivitas wisata di desa ini berfokus pada kehidupan pedesaan, budaya, serta interaksi langsung dengan masyarakat setempat.

Potensi utama Desa Tanjung terletak pada kombinasi alam, budaya, dan sejarah. Lingkungan pedesaan masih terjaga dengan areal persawahan yang cukup luas.

Sawah tersebut tidak hanya menjadi pemandangan, tetapi juga sarana edukasi bagi pengunjung yang ingin mengenal proses bertani.

Baca Juga: Tak Sekadar Pemandangan Merapi, Desa Wisata Tunggul Arum Tawarkan Ritual Budaya, Kuliner Lokal, dan Spot Transit Lava Tour

Dilansir SketsaNusantara.id dari Jogjaprov.go.id, salah satu ikon Desa Wisata Tanjung adalah keberadaan Joglo Tanjung. Rumah joglo ini diperkirakan telah berusia lebih dari 200 tahun.

Berdasarkan cerita yang berkembang, bangunan tersebut dahulu merupakan milik lurah desa setempat. Keberadaan joglo menjadi penanda sejarah desa yang masih bertahan hingga kini.

Joglo Tanjung telah mengalami dua kali renovasi. Perubahan dilakukan pada bagian lantai yang kini menggunakan keramik.

Meski demikian, struktur bangunan dan ornamen kuno masih terawat. Bagian rumah terdiri dari pendopo, pringgitan, ndalem longkangan, pawon, serta ruang penyimpanan gamelan.

Area yang dulunya berfungsi sebagai garasi kereta dan kandang kuda kini dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan gamelan.

Perubahan fungsi tersebut tetap mempertahankan bentuk asli bangunan. Gamelan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan kesenian di desa.

Halaman:

Tags

Terkini