Teknik permainan Bunraku kemudian dikombinasikan dengan gaya wayang tradisional Bali, yakni Tetikesan.
3. Didesain Menyerupai Manusia
Wayang Ental didesain menyerupai manusia dengan tinggi 1 meter dan lebar hingga 30 cm.
Pembuatannya menggabungkan teknik ekspresi wajah dalam membuat wayang atau Ulatan yang berasal dari Jepang dan teknik Ulatan Sumpe.
4. Dimainkan oleh 2 Dalang
Keunikan dari Wayang Ental adalah dalang yang membawakan pertunjukan ini berjumlah 2 orang.
2 orang dalang tersebut berkolaborasi untuk menggerakkan bagian-bagian dari Wayang Ental seperti kaki, tangan, dan kepala.
Kedua dalang tersebut harus saling berkomunikasi dalam sebuah pementasan agar gerakan dari wayang Ental dapat selaras.
5. Tokoh-Tokoh Wayang Ental
Perbedaan Wayang Ental dengan wayang kulit adalah pada tokoh-tokoh yang ada.
Tokoh-tokoh Wayang Ental menyesuaikan pada cerita yang akan dimainkan.
Saat ini terdapat 8 tokoh Wayang Ental yang sudah dipentaskan, yakni Sutasoma, Purusdha, Dasabahu, Mredah, Delem, Sangut, Tualen, serta satu buah kayonan.***