SketsaNusantara.id - Kesenian wayang begitu populer di Indonesia bahkan dunia dan diakui UNESCO sebagai salah satu warisan budaya takbenda.
Tidak banyak yang tahu bahwa wayang yang mayoritas diketahui masyarakat saat ini memiliki pendahulu yang disebut dengan Wayang Beber.
Sesuai namanya, wayang ini dipentaskan dengan cara membeberkan atau membentangkan layar atau kertas yang berisi gambar.
Sudah ada sejak 1145 Masehi, Wayang Beber pertama-tama dituliskan dalam media batu dan mulai berkembang pada 1244 Masehi di zaman Kerajaan Majapahit.
Terus dilestarikan hingga kini, berikut beberapa fakta tentang Wayang Beber yang menarik untuk diketahui.
1. Wayang Tertua di Indonesia
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Portal Informasi Indonesia, wayang kulit yang populer di kalangan masyarakat merupakan hasil modifikasi dari Wayang Beber.
Baca Juga: Ketika Alkitab Dipentaskan dalam Bahasa Dalang: Kisah Unik Wayang Wahyu di Jawa
Wayang yang dipentaskan dengan cara menguraikan cerita dari gambar ini berkembang sejak era Majapahit tepatnya pada era Jaka Sasuruh.
Pada kepemimpinan Jaka Sasuruh, Wayang Beber berkembang pesat dengan digunakannya tongkat untuk menggulung dan memperlihatkan cerita dari Wayang Beber.
2. Menggunakan Layar atau Kertas
Keunikan Wayang Beber terletak pada media pementasan yang digunakan yakni menggunakan layar atau kertas.