jelajah

5 Fakta Menarik Pecalang, Polisi Adat Bali yang Menjaga Wilayah di 8 Penjuru Mata Angin dengan Kemampuan Ketajaman Indra

Jumat, 31 Oktober 2025 | 22:00 WIB
Pecalang, polisi adat penjaga keamanan dan ketertiban di Bali. (bali.kemenkum.go.id)

 

 

SketsaNusantara.id - Pulau Bali merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang populer tidak hanya di dalam negeri namun juga dalam skala global.

Sudah tidak diragukan lagi, kekayaan budaya serta keindahan alam di Pulau Seribu Pura ini menjadi daya tarik wisatawan mancanegara dari seluruh dunia.

Daerah yang kerap disebut sebagai Pulau Dewata ini juga memiliki berbagai kegiatan, baik kegiatan adat, kegiatan kenegaraan, maupun acara-acara internasional.

Baca Juga: 6 Peraturan Penting untuk Wisatawan Saat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 di Bali, Kalau Melanggar Awas Ada Pecalang!

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban berbagai kegiatan tersebut, masyarakat Bali memiliki polisi adat yang biasa disebut dengan Pecalang.

Pasukan tersebut berbagi tugas dengan pihak kepolisian untuk menjaga dan melindungi masyarakat dari berbagai gangguan selama kegiatan berlangsung.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Pariwisata Indonesia, berikut 5 fakta unik seputar Pecalang yang menarik untuk diketahui.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Tradisi Pemakaman Umat Hindu di Jember, Prosesi Sakral yang Sarat Makna Budaya, Mirip Seperti di Bali?

1. Pasukan Khusus

Di setiap acara atau tradisi Bali pasti akan ditemukan pasukan khusus yang mengenakan pakaian adat berupa atasan hitam, bawahan kotak-kotak dan penutup kepala khas Bali.

Pasukan tersebut adalah Pecalang yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban desa dan wilayah, baik dalam aktivitas sehari-hari, upacara adat atau keagamaan.

Nama Pecalang, diambil dari Bahasa Bali yakni “Celang” yang artinya tajam indranya.

Halaman:

Tags

Terkini