jelajah

5 Fakta Sejarah Sumur Maut Lubang Buaya, Tempat Gugurnya Para Pahlawan Revolusi dan Saksi Tragedi G30S PKI

Senin, 29 September 2025 | 22:00 WIB
Sumur Maut Lubang Buaya, tempat para Pahlawan Revolusi gugur dan saksi sejarah G30S PKI (Instagram.com/monumenpancasilasakti)

Baca Juga: 4 Fakta menarik Monumen Pancasila Sakti di Jakarta, Dibangun Soeharto hingga Jadi Pengingat Peristiwa G30S PKI

2. Terletak di Jakarta Timur

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Universitas Sebelas Maret, nama Lubang Buaya berasal dari nama jalan yang berada di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Awalnya daerah ini adalah hutan dan hanya beberapa warga yang menetap. Nama Lubang Buaya juga dinamai demikian karena dahulu terdapat banyak buaya yang berada di daerah tersebut.

3. Diameter 75 Centimeter dengan Kedalaman 12 Meter

Dikutip dari akun instagram resmi Monumen Pancasila Sakti, ukuran diameter Sumur Maut Lubang Buaya hanyalah 75 Centimeter dengan kedalaman 12 Meter.

Baca Juga: 6 Fakta Mengejutkan yang Mengungkap Sisi Lain Film G30S PKI, Legenda Sinema yang Sarat Kontroversi

Para korban saat tragedi G30S PKI dimasukkan ke dalam sumur dalam kondisi kepala di bawah.

Sejumlah sumber menyebutkan para pelaku kemudian menutup lubang tersebut dengan potongan batang pisang, sampah, serta daun-daun kering secara berselang-seling dan terakhir sumur tersebut ditutup dengan tanah di atasnya.

4. Terdapat Banyak Tiruan untuk Menyesatkan Pencarian Korban

Para pelaku pada peristiwa G30S PKI menggali lubang-lubang lain dengan maksud menjadi tipuan di sekitar Sumur Maut Lubang Buaya.

Baca Juga: Siapa Penggagas Dwifungsi ABRI? Mengenal AH Nasution, Jenderal Bintang 5 yang Selamat dari Tragedi G30S PKI

Lubang-lubang tipuan tersebut bertujuan untuk menyesatkan para pihak yang mencari jenazah dari 7 perwira TNI AD yang telah menjadi korban.

5. Bagian dari Kompleks Monumen Pancasila Sakti

Sumur Maut Lubang Buaya kini menjadi bagian dari Monumen Pancasila Sakti sebagai pengingat tragedi mengerikan yang terjadi pada 1965 silam dan untuk mengenang perjuangan para Pahlawan Revolusi yang telah gugur dalam peristiwa tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini