2. Terletak di Jakarta Timur
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Universitas Sebelas Maret, nama Lubang Buaya berasal dari nama jalan yang berada di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Awalnya daerah ini adalah hutan dan hanya beberapa warga yang menetap. Nama Lubang Buaya juga dinamai demikian karena dahulu terdapat banyak buaya yang berada di daerah tersebut.
3. Diameter 75 Centimeter dengan Kedalaman 12 Meter
Dikutip dari akun instagram resmi Monumen Pancasila Sakti, ukuran diameter Sumur Maut Lubang Buaya hanyalah 75 Centimeter dengan kedalaman 12 Meter.
Baca Juga: 6 Fakta Mengejutkan yang Mengungkap Sisi Lain Film G30S PKI, Legenda Sinema yang Sarat Kontroversi
Para korban saat tragedi G30S PKI dimasukkan ke dalam sumur dalam kondisi kepala di bawah.
Sejumlah sumber menyebutkan para pelaku kemudian menutup lubang tersebut dengan potongan batang pisang, sampah, serta daun-daun kering secara berselang-seling dan terakhir sumur tersebut ditutup dengan tanah di atasnya.
4. Terdapat Banyak Tiruan untuk Menyesatkan Pencarian Korban
Para pelaku pada peristiwa G30S PKI menggali lubang-lubang lain dengan maksud menjadi tipuan di sekitar Sumur Maut Lubang Buaya.
Lubang-lubang tipuan tersebut bertujuan untuk menyesatkan para pihak yang mencari jenazah dari 7 perwira TNI AD yang telah menjadi korban.
5. Bagian dari Kompleks Monumen Pancasila Sakti
Sumur Maut Lubang Buaya kini menjadi bagian dari Monumen Pancasila Sakti sebagai pengingat tragedi mengerikan yang terjadi pada 1965 silam dan untuk mengenang perjuangan para Pahlawan Revolusi yang telah gugur dalam peristiwa tersebut.***